in

Muktamar NW Mundur Karena MTQ

MTQ Nasional di Islamic Center
MTQ Nasional di Islamic Center
MTQ Nasional di Islamic Center

kicknews.today Mataram – Muktamar ke-13 Nahdhatul Wathan (NW) yang sedianya dilansungkan 22-24 Juli di undur hingga 7-9 Agustus 2016.

Ketua OC Muktamar ke-13 NW TGH Mahally Fikri di Mataram, Minggu (17/7) menjelaskan, diundurnya pelaksanaan Muktamar itu karena waktunya berdekatan dengan acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang dilangsungkan di Nusa Tenggara Barat.

“Kita undur, ini bukan tidak jadi. Tetapi sebagai bentuk rasa tanggung jawab dan kewajiban kader NW menyukseskan kegiatan MTQ ke-26 Nasional yang dilaksanakan di NTB,” katanya.

Menurut dia, pengunduran jadwal pelaksanaan Muktamar ke-13 ini sudah diputuskan dan disetujui oleh Ketua Pengurus Besar Nahdatul Wathan (PBNW) TGH M Zainul Majdi.

Selain itu, Mahally juga menampik jika diundurnya pelaksanaan Muktamar ke-13 itu karena adanya desakan pihak lain, yakni PBNW kubu Anjani yang meminta pelaksanaan Muktamar NW kubu Pancor agar ditunda, karena masih bersengketa di pengadilan terkait kepengurusan.

“Tidak ada seperti itu, ini murni karena kita ingin menyukseskan kegiatan MTQ Nasional, bukan karena ada alasan lain,” tegas Mahally yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD NTB.

Meski begitu, Mahally juga tidak menutupi jika sampai saat ini kepolisian melalui Polda NTB belum juga memberikan izin penyelenggaraan Muktamar dengan alasan keamanan.

Namun demikian, ia menegaskan pihaknya sudah mengirimkan surat untuk memita izin keramaian kepada Polda NTB. Termasuk, akan mengirimkan surat kembali karena perubahan jadwal Muktamar.

“Kami yakin kepolisian akan memberikan izin. Karena kepolisian memahami aturan dan hukum yang berlaku. Hanya saja dengan perubahan ini tentunya surat untuk permohonan izinpun akan berubah,” jelasnya.

Sementara Sekretaris OC Muktamar ke-13 NW Irzani juga menegaskan pengunduran Muktamar lebih kepada PBNW ingin menghormati NTB yang kini menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional.

Sehingga, atas dasar pertimbangan itu, PBNW melalui ketuanya TGH M Zainul Majdi yang juga Gubernur NTB, memutuskan menunda kegiatan tersebut.

Pelaksanaan Muktamar NW ini direncanakan akan dihadiri 600 orang pengurus dari 21 provinsi di Indonesia, dengan 1.200 orang peninjau, bertempat di Kabupaten Lombok Timur. Salah satu agenda Muktamar, yakni pemilihan Ketua UMUM PBNW dan pengurus baru. NW merupakan organisasi Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat dengan pendiri Almagfirlahu Maulana Syeikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. (ant)