in

Ini Kandidat Cawabup Lobar Versi Partai Hanura

Mudahan Hazdie ketua dpd hanura NTB
Mudahan Hazdie ketua dpd hanura NTB
Mudahan Hazdie ketua dpd hanura NTB

kicknews.today Mataram – Ketua DPD Hanura Nusa Tenggara Barat Mudahan Hasdi menegaskan penetapan nama Farin Farinduan sebagai bakal Calon Wakil Bupati Lombok Barat mendampingi Bupati H Faozan Khalid belum final.

“Memang yang sudah mendaftar secara resmi ke Partai Hanura itu, Farin Farinduan. Tetapi, itu sifatnya belum final untuk kita usung mendampingi H Faozan Khalid,” kata Mudahan Hasdi di Mataram, Kamis (14/7).

Menurut dia, hingga saat ini DPD Partai Hanura belum memutuskan siapa nama yang akan di usung menjadi Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lombok Barat mendampingi Faozan Khalid setelah dilantik menjadi bupati menggantikan H Zaini Aroni yang diberhentikan karena terlibat kasus hukum di KPK.

Ia beralasan, belum diputusnya Cawabup itu, karena Partai Hanura masih menunggu sikap partai-partai pengusung di antaranya PAN, Golkar, Demokrat dan PDIP, sebagai pihak yang sebelumnya mencalonkan H Zaini Aroni dan Faozan Khalid pada pilkada 2013 silam.

“Yang jelas kami menunggu dinamika yang terjadi di Lombok Barat. Apakah kita mengusung calon atau tidak semua itu tergantung komunikasi dengan partai pengusung,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung apakah belum finalnya penetapan nama Farin Farinduan sebagai Cawabup Lombok Barat, karena di internal partai lebih menginginkan mantan Ketua DPRD NTB H Umar Said untuk di calonkan mendampingi Faozan Khalid. Mudahan Hasdi mengaku tidak mengetahui hal itu.

Karena memang sejak awal, kata dia, baru Farin Farinduan yang mendaftar secara resmi ke Hanura. Sementara, nama H Umar Said tidak pernah tercantum dalam radar Hanura.

“Bagaimana mau di usung, daftar ke Hanura saja tidak pernah,” tegas Mudahan Hasdi.

Namun ditegaskannya, bahwa DPD Hanura sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftar sebagai Cawabup Lombok Barat. Termasuk, H Umar Said.

“Sampai saat ini nama-nama yang akan di usung terus berkembang, terutama di internal partai-partai pengusung. Tapi kembali lagi semua itu tergantung situasi yang berkembang di Lombok Barat,” katanya. (ant)