BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Sambut Lebaran Topat ASN Pulang Cepat

Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memberikan dispensasi pengurangan jam kerja pada 13 Juli agar aparatur sipil negara bisa merayakan Lebaran Topat (Ketupat) dengan masyarakat luas.

Pada hari itu ASN pulang lebih cepat yakni sekitar pukul 11.00 WITA agar bisa ikut merayakan Lebaran Topat bersama masyarakat, kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di Mataram, Senin (11/7).

Seharusnya, sambung wali kota, jam kerja ASN pada hari Rabu mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 WITA, dan kekurangan jam kerja itu akan diganti pada hari-hari berikutnya.

“Dispensasi ini sebagai salah satu dukungan pemerintah kota yang sangat memperhatikan kegiatan-kegiatan budaya,” ujarnya.

Wali kota mengatakan, Lebaran Topat sudah menjadi tradisi di Pulau Lombok dan Kota Mataram sebagai kota berbudaya menginginkan agar semua pegawai ikut merayakan dan menyemarakkan kegiatan itu.

Pemerintah kota telah menetapkan empat lokasi sebagai pusat perayaan Lebaran Topat di Pantai Kota Mataram.

“Empat titik itu adalah, Pantai Gading, Pantai Loang Baloq, Pantai Bekas Pelabuhan Ampenan, dan Pantai Bintaro,” ujarnya.

Ia mengatakan, penetapan empat lokasi perayaan Lebaran Topat dimaksudkan untuk memecah keramaian massa dan menghindarkan masyarakat merayakan keluar kota.

Meskipun pemerintah menetapkan empat lokasi puncak perayaaan Lebaran Topat, akan tetapi ritualnya tetap di dua tempat.

“Ritual Lebaran Topat, tetap kita laksanakan di Makam Loang Baloq Kecamatan Sekarbela, dan Makam Bintaro Kecamatan Ampenan,” katanya.

Dikatakan, Lebaran Topat, merupakan tradisi di Pulau Lombok bagi masyarakat yang sudah berpuasa sunah enam hari.

Perayaan Lebaran Topat identik dengan berbagai ritual ziarah makam-makam yang dikeramatkan terrmasuk Makam Loang Baloq dan Bintaro.

“Ritual ini sarat dengan berbagai tradisi religius, seperti selakaran, zikir dan doa keselamatan,” ujarnya.

Setelah itu, masyarakat akan melanjutkan dengan menonton panngung hiburan yang disediakan pemerintah kota, bersantai di pinggir pantai dan mandi di pantai.

Pemerintah kota juga telah menyiapkan beberapa perahu karet untuk mengantisipasi bencana, serta berkoordinasi dengan berbagai aparat terkait.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang membawa anak-anak dan mandi dipantai diawasi secara maksimal,” kata Wali Kota. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Dampak Tekanan Rendah di Australia, Praya Tergenang Air

  kicknews.today – Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet BIL, memprediksikan bahwa tanggal ...