Angka Kecelakaan Arus Mudik di NTB Meningkat, Ini Penyebabnya…

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Selama periode pengamanan arus mudik lebaran tahun 2016 di Nusa Tenggara Barat, disebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) meningkat dibandingkan tahun 2015 lalu.

“Ada kenaikan dibandingkan tahun lalu. Kalau tahun lalu angka lakalantas mencapai 25 kasus, tahun ini mencapai 30 kasus,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB Kombes Pol Budi Indra Dermawan di Mataram, Senin (11/7).

Bahkan, dikatakan bahwa korban lakalantas yang tercatat meninggal dunia juga terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Angka korban yang mengalami luka ringan menurun, tapi yang meninggal dunia malah meningkat,” ujarnya.

Namun, Budi menegaskan bahwa lokasi kejadian lakalantas di tahun ini tidak berada dalam kawasan pengamanan arus mudik lebaran. Melainkan, lakalantas terjadi di luar jalur kawasan.

“Lokasinya bukan di jalur pengamanan arus mudik. Korbannya juga bukan merupakan pemudik. Melainkan di luar itu,” ujarnya.

Seperti salah satu kasus lakalantas yang korbannya meninggal dunia. Motifnya saat korban sedang asik “bermain” badminton di tengah jalan raya.

“Jadi jalan raya yang seharusnya sebagai jalur bagi pengendara bermotor, malah disalahgunakan. Korban menggunakannya sebagai tempat ‘bermain’ badminton. Akibatnya, kendaraan yang sedang melaju, langsung menabrak korban,” kata Budi.

Selain itu, penyebab lakalantas dalam kasus lainnya yakni masih terkait kesadaran diri para pengendara yang menghiraukan atribut lalu lintas, salah satunya menerobos “traffic light”. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat