BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Amankan Lebaran Topat, Polres Mataram Turunkan 500 Personel

Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto
Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto

kicknews.today Mataram – Polisi Resort Mataram, Nusa Tenggara Barat menurunkan 500 personel untuk mengamankan kegiatan “Lebaran Topat” yang dirayakan seminggu setelah Idul Fitri.

Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto di Mataram, Kamis (7/7), mengatakan, sekitar 500 personel yang diturunkan akan disebar pada beberapa titik rawan perayaan puncak “Lebaran Topat” yang jatuh pada Rabu (13/7).

“Tiga titik utama perayaan ‘Lebaran Topat’ adalah di Pantai Loang Baloq, Pantai Ampenan dan Pantai Bintaro,” sebutnya di sela mengunjungi Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dalam kegiatan “open house” Idul Fitri 1437 Hijriah.

Ia mengatakan, berbagai kerawan yang diantisipasi terjadi pada kawasan tersebut antara lain kerawanan ketertiban dan keamanan masyarakat, termasuk kerawanan kemacetan arus lalu lintas.

Karenanya, kata Kapolres, untuk mencegah terjadinya kemacetan di Jalan Raya Loang Baloq, Jalan Energi, Jalan Saleh Sungkar dan Jalan Raya Senggigi, pihaknya akan melakukan pengalihan arus balik menuju ke arah Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

“Hal itu, kita harapkan bisa mengurangi volume kendaraan menuju ke arah selatan sehingga kendaraan yang hendak ke utara tidak terjebak macet,” ujarnya.

Di tempat yang sama Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menambahkan, selain tiga lokasi perayaan “Lebaran Topat” itu terdapat juga kawasan Pantai Gading yang berada pada bagian paling ujung selatan kota akan menjadi salah satu pusat keramian saat “Lebaran Topat”.

“Empat titik pusat perayaan ‘Lebaran Topat’ di Kota Mataram bertujuan untuk memecah konsentrasi masyarakat agar tidak terfokus pada satu titik dan tetap merayakan ‘Lebaran Topat’ di dalam kota, karena kawasan bagian utara atau Senggigi pasti akan sangat padat,” ujarnya.

Untuk menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan “Lebaran Topat”, katanya, pemerintah kota juga telah menginstruksikan petugas taruna siaga bencana, tim reaksi cepat dan Satpol PP Kota Mataram untuk mem-backup tugas aparat kepolisian.

“Termasuk untuk pengamanan sepanjang sembilan kilometer kawasan pantai, sebab setiap masyarakat yang datang merayakan ‘Lebaran Topat’, pasti akan mandi di pantai,” katanya.

Oleh karena itu, pemerintah kota juga telah menyiapkan beberapa perahu karet untuk melakukan pengawasan dari laut sebagai upaya antisipasi terjadinya bencana.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang membawa anak-anak dan mandi dipantai diawasi secara maksimal,” kata wali kota meminta.

“Lebaran Topat” merupakan satu tradisi warga di Pulau Lombok yang merupakan lebaran bagi masyarakat yang telah melaksanakan puasa sunah Syawal selama enam hari. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Versi Kemen PAN-RB, Polres Mataram Terbaik di antara 59 Polres se-Indonesia

  Mataram – Polres Mataram menjadi salah satu institusi yang mendapat giliran evaluasi pelayanan publik. ...