in

BMKG Minta Maskapai Penerbangan Waspadai Kabut di Bandara Bima

Ilustrasi kabut asap di bandara
Ilustrasi kabut asap di bandara
Ilustrasi kabut asap di bandara

kicknews.today Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Bima meminta maskapai penerbangan mewaspadai kabut yang bisa terjadi secara tiba-tiba sehingga mengganggu kelancaran penerbangan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bima, Daryatno ketika dihubungi dari Mataram, Jumat (1/7), mengatakan, gangguan kabut yang membatasi jarak pandang di area Bandara Sultan Muhammad Salahuddin sering terjadi secara tiba-tiba, terutama pada pagi hari.

“Gangguan kabut sempat terjadi pagi tadi, sehingga ada penundaan penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan,” katanya.

Bandara Sultan Muhammad Salahuddin kembali beroperasi mulai pukul 09.30 Wita, setelah pihak BMKG menyatakan kondisi aman untuk keselamatan penerbangan.

“Cuaca sudah normal dengan jarak pandang 8000 meter, penerbangan sudah bisa dilakukan,” ujar Daryatno.

Sementara itu, Pejabat Hubungan Masyarakat Lombok International Airport Gede Eka Sandi, mengatakan gangguan kabut di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, menyebabkan maskapai penerbangan Garuda dari Lombok menuju Bima ditunda hingga enam jam.

“Penerbangan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 7024 tujuan Bima dengan jumlah penumpang 64 orang seharusnya berangkat pukul 06.25 WITA, ditunda hingga pukul 10.25 WITA,” katanya. (ant)