Polisi Wajib Tingkatkan Kebutuhan Rasa Aman Masyarakat Miskin

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono saat wawancara usai acara tabur bunga di pelabuhan Lembar
Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono saat wawancara usai acara tabur bunga di pelabuhan Lembar

kicknews.today Lembar, Lombok Barat – Kembali polisi diingatkan bahwa segala sumber daya serta sarana prasarana polisi harus digunakan untuk kemaslahatan masyarakat. Terutama kebutuhan rasa aman masyarakat miskin dan tak mampu. Wujudnya yaitu dengan meningkatkan soliditas, profesionalisme, dan yang utama, cara berfikir bahwa polisi adalah pelayan rakyat.

Demikian disampaikan Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs H Umar Septono SH MH usai upacara tabur bunga di laut dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-70 di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Rabu (29/6).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pejabat utama Polda NTB, personel Detasemen B Pelopor Brimob, Ditpolair, serta siswa-siswi SMK Pelayaran Lembar. Kapolda menaburkan bunga dari atas Kapal Polisi Tekukur-501 dengan didampingi Ny Anna Umar Septono.

“Pelayanan Polri lebih lanjut ke depan agar dapat ditingkatkan. Terutama pelayanan kepada masyarakat menengah ke bawah yang selama ini memang haus pelayanan,” ujarnya didampingi Kabid Humas, AKBP Dra Tri Pangastuti, MM.

Persoalan personil polisi terlibat tindak pidana diakui sebagai hal negatif yang dapat dipakai sebagai refleksi untuk berbenah. Di sisi lain, kata Kapolda, selama ini masyarakat membutuhkan kehadiran negara lebih dari yang dapat diberikan sekarang ini.

Menurutnya, refleksi itu dapat dilakukan dengan memiliki cara pandang yang tepat terhadap rakyat, yang notabene unsur utama objek perlindungan Polri.

“Melihat rakyat dengan kacamata Tuhan. Alquran, Hadis, dan hati nurani. Tiga itu yang harus dipakai,” tegasnya.

Polisi sebagai representasi negara pun, sambung dia, kerap hadir di dalam persoalan mendasar masyarakat. Jenderal bintang satu itu memaknai pelayanan masyarakat yakni dengan menghormati dan menyayangi kalangan miskin.

“Menyayangi masyarakat level bawah maka oleh Tuhan kita akan diangkat setinggi-tingginya,” jelasnya memaparkan hal tersebut adalah motivasi rutin darinya kepada anggota Polda NTB.

Ia mencontohka program Polda NTB yang kerap menyentuh kalangan bawah. Seperti memberikan sembako berbekal Gerakan Seribu Rupiah, bantuan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Pelayanan polisi door to door. Walaupun bukan tugas polisi tapi tetap kita berikan. Karena justru itu yang dibutuhkan dan dirasakan langsung oleh rakyat,” pungkasnya. (ddt)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat