Jelang Lebaran Kesibukan Polisi Makin Memuncak

apel gelar pasukan ramadniya 2016 di lapangan gajahmada polda ntb
apel gelar pasukan ramadniya 2016 di lapangan gajahmada polda ntb

kicknews.today Mataram – Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri setiap tahun membuat terjadinya pergerakan jutaan manusia dan barang dari dan menuju banyak titik di pulau pulau yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pergerakan jutaan manusia dan kebutuhannya itu, mengakibatkan timbulnya sejumlah dampak baik dampak positif dan negatif. Atau dengan kata lain memunculkan potensi kerawanan disamping sisi potensi kebaikan yang dimunculkannya.

Situasi jelang dan pasca lebaran selalu mewajibkan banyak pihak terjun penuh untuk mengawal dan melancarkan proses pergeseran jutaan orang dan barang dengan berbagai tata cara tersebut. Dan tentunya salah satu instansi yang paling akan terlihat “repot” adalah polisi.

Setiap tahun jelang lebaran polisi se Indonesia selalu menggelar apel siaga dengan melibatkan ribuan personil setiap daerah. Jika ditotal akan ada ratusan ribu personil terjun langsung mengamankan lebaran. Karena pentingnya fungsi polri dalam mengamankan momentum spesial ini.

Di Tahun 2016 ini Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono, dalam apel siaga operasi Ramadniya (pengganti sandi operasi ketupat. red) 2016, yang digelar di Lapangan Gajah Mada Polda NTB (30/6).

Ditekankan kepada seluruh anggota polri se Indonesia untuk bekerja optimal dalam penugasan tersebut. Disebutkan seluruh Indonesia akan dilibatkan lebih dari seratus ribu personil yang akan bertugas mengamankan jalur mudik, tempat peribadatan, pemukiman warga, jalur pergerakan orang dan barang, tempat wisata, terminal, stasiun kereta, pelabuhan, bandara, sentra perekonomian, lokasi transaski keuangan, rest area, spbu, dan banyak lokasi lain yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Tujuannya tentu untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta menjamin kelancaran distribusi barang dan kebutuhan masyarakat serta berupaya maksimal untuk menjaga kelancaran dan kemanan serta keselamatan berlalu lintas. Salah satu hal lain yang menjadi penekanan Kapolri dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda NTB adalah mengingatkan kepada semua termasuk masyarakat, akan tingginya potensi terjadianya kecelakaan lalu lintas pada momen mudik dan arus balik lebaran.

Tahun lalu (2015) tercatat sepanjang masa operasi ketupat terjadi 3.048 kecelakaan, dengan 646 korban meninggal dunia, 1.057 korban luka berat dan 3.891 korban luka ringan. Diharapkan selama operasi pengamanan lebaran tahun 2016 ini jumlah tersebut tidak bertambah meski diperkirakan jumlah pemudik akan bertambah jumlahnya dibandingkan tahun sebelumnya. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat