Walikota Mataram Izinkan Kendaraan Dinas Digunakan Mudik

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh (kicknews)
Walikota Mataram, H Ahyar Abduh (kicknews)

kicknews.today Mataram – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengizinkan pejabatnya menggunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran 1437 Hijriah, asalkan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selama bisa dipertanggungjawabkan, kendaraan dinas boleh digunakan mudik,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (27/6).

Pertimbangan wali kota memberikan kebijakan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik lebaran tentu dengan catatan kendaran tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat.

Selain itu, sebagian besar pejabat di kota itu tidak memiliki kendaraan pribadi sehingga dikhawatirkan para pejabat tidak memiliki kendaraan untuk melakukan berbagai aktivitas saat pulang kampung.

Misalnya, kata dia, pejabat ingin pergi bersilaturahim bersama keluarga ke sanak keluarga maupun berziarah ke makam keluarga di kampung halamannya.

“Sebagian besar pejabat di kota ini hanya mengandalkan kendaraan dinas terutama roda empat, kalau kita tidak izinkan kasihan juga,” ujarnya.

Namun demikian, wali kota memberikan pengecualian kepada pejabat yang akan menggunakan kendaraan dinas mudik ke luar kota harus memiliki izin khusus dari pembina kepegawaian.

“Kendaraan dinas yang digunakan ke luar daerah harus memiliki izin khusus dari saya sebagai pembina kepegawaian,” ujarnya.

Menurutnya, jika kendaraan dinas pejabat tidak diperbolehkan untuk digunakan mudik, tidak mungkin Pemerintah Kota Mataram akan mengumpulkan dan menarik semua kendaran dinas milik pejabat selama libur Idul Fitri.

Hal itu tentu akan semakin menyulitkan pemerintah terkait dengan lokasi dan tempat penampungan, selain itu perlu juga perawatan serta keamanan.

“Kalau selama libur Idul Fitri kita menarik semua kendaraan dinas, mau taruh di mana, apakah keamanannya akan terjamin,” ujar wali kota.

Wali kota menilai, libur lebaran sama dengan libur pada hari Minggu atau libur hari besar nasional lainnya, di mana pada libur itu para pejabat tetap bisa menggunakan kendaraan dinas untuk beraktivitas. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat