BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

BNN Gandeng TNI dan Polri Sikat Sindikat Narkoba di NTB

Kapolda NTB Brigjen Pol. Umar Septono bersama Kepala BNN Kombes Pol. Sriyanto, Danrem 162/WB Kolonel Inf. Farid Makruf, salam anti narkoba bersama para pimpinan media, lembaga dan instansi penerima penghargaan dalam rangkaian peringatan HANI 2016 di tugu Bumi Gora, Jalan Udayana Mataram.
Kapolda NTB Brigjen Pol. Umar Septono bersama Kepala BNN Kombes Pol. Sriyanto, Danrem 162/WB Kolonel Inf. Farid Makruf, salam anti narkoba bersama para pimpinan media, lembaga dan instansi penerima penghargaan dalam rangkaian peringatan HANI 2016 di tugu Bumi Gora, Jalan Udayana Mataram.

kicknews.today Mataram – Bandar dan pengguna narkoba belum habis. Hal ini mengharuskan aparat penegak hukum bekerja keras. Selepas peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2016 Minggu (26/6), operasi besar besaran akan dilakukan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB akan menggandeng TNI dan Polri.

BNN menyadari perlu kekuatan penuh, sehingga aparat dari institusi lain harus dilibatkan, jajaran Polda NTB dan Korem 162/WB.

“Kami kedepan memang harus sinergi. Saya sudah ngomong ke pak Kapolda, Pak Danrem. Kapan kami akan operasi bersama, akan dijadwalkan,” kata Kepala BNN NTB Drs.Sriyanto,M.Si usai peringatan HANI di Jalan Udayana Mataram.

Soal teknis pelaksanaan operasi menurutnya harus dibicarakan dengan Korem dan Polri. Tapi gambaran targetnya masih seputar tempat hiburan dan kos kosan.

“Karena sindikat narkoba bermain di dua tempat inj,” ungkap Sriyanto.

Mereka akan berusaha mempersempit ruang gerak bandar narkoba dengan cara meminimalisir pengguna atau pecandu. Jika pengguna berkurang, maka permintaan juga berkurang, hukum pasar berlaku. Harapannya bandar pun bangkrut.

“Biasanya kita razin operasi ditempat hiburan dan kos kosan, hasilnya tahun 2015 kelihatan. Peredaran narkoba berkurang, karena kita gencet terus. Makin sering razia, makin kurang peredarannya. Ini yang kita harapkan kedepan makanya gandeng TNI dan Polri,” tandasnya.

Hanya masih jadi kendala soal anggaran. Pos anggaran yang dimiliki saat ini hanya untuk operasional internal BNN. Namun untuk operasi bersama, perlu anggaran khusus.

“Tapi untuk anggaran operasi bersama ini kami sudah bicarakan dengan Pemprov NTB. Insya Allah dibantu anggaranya,” harap Sriyanto. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Penikmat Sabu di Bulan Puasa Digrebek Polisi di Lombok Tengah

  Lombok Tengah – Seorang pria berinisial LHA (45) asal Lombok Tengah bakalan tak bisa ...