BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Sengit…Duel Nelayan di Atas Perahu Gara- Gara Jaring

Ilustrasi Perkelahian
Ilustrasi Perkelahian

kicknews.today Lombok Utara – Ini perkelahian ala rakyat. Duel pun berlangsung di atas laut. Kubu yang kalah pun melapor ke Polisi.

Kejadian langka itu berlangsung Sabtu (25/6) pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wita. TKP di perairan pantai Dusun Nipah Kecamatan Pemenang KLU.

Korban Marwan (30 Tahun) alamat Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang, dan Mahit (40 Tahun) asal sama.

Waktu itu Marwan hendak memancing ikan di perairan selat Trawangan. Saat melaju santai dengan perahu, kebetulan dia bertemu dengan beberapa nelayan yang diduga berasal dari Koprasi Pondok Prasi Ampenan, Kota Mataram.

Marwan kemudian dituduh merusak jaring ikan milik nelayan Koprasi Pondok Prasi. Bahkan pengakuan korban, para pelaku mencacimaki.

Jumlah para pelaku mencapai puluhan orang, mengepung Marwan. Sebagian merangsek menabrakkan perahu ke sisi kiri, kanan, belakang perahu milik korban hingga oleng.

Dalam keadaan kewalahan, dua orang nelayan Pondok Prasi yang tidak dikenal melompat ke perahu milik. Tanpa basa basi langsung menghajar Marwan menggunakan kayu pendayung perahu dan memukul punggung korban dengan menggunakan Pelampung yang terbuat dari Beton. Keduanya juga mengancam membunuh Marwan. Marwan yang berusaha melawan tak berdaya. Duel tidak seimbang itu hingga menyebabkan Marwan mengalami luka dibagian kaki dan lebam pada bagian pergelangan tangan kanan.

Melihat kejadian itu, Mahit yang berusaha hadir menjadi pahlawan mendekati kerumunan, berusaha menyibak diantara perahu para pelaku.

Namun belum sempat memberi pertolongan, datang kawanan pelaku lainnya menghadang perahu Mahit, bahkan penghadangan berbuntut menabrakkan perahu. Aksi itu menyebabka perahu Mahit rusak dan nyaris terjungkal ke laut.

Sadar lawan tak imbang, Mahit pun ngacir kabur dalam keadaan perahu oleng karena “kantir” penyeimbangnya patah. Bahkan mesin 15 PK perahunya rusak.

Atas kejadian itu, korban Marwan dan Mahit pun melapor ke Polsek Pemenang, terkait penganiayaan dan kerusakan perahu.

Kapolsek Pemenang AKP Dewa Gede Meiriawan yang dikonfirmasi kicknews.today sore tadi membenarkan kejadian itu.”kami baru tadi menerima pengaduan dari korban,” kata Kapolsek.

Namun kesulitannya karena korban tidak mengenali pelaku. Mereka hanya menyebut para pelaku diduga dari Pondok Perasi. Tapi tak serta merta langsung ditindaklanjuti. “Kami tentunya tidak bisa langsung bertindak berdasarkan pengakuan. Karena bisa jadi pelakunya bukan dari Pondok Perasi,” kata dia Namun demikian penyelidikan untuk identifikasi pelaku tetap dilakukan. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today