BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Diskoperindag Mataram Ancam Tutup Pasar Modern Jual Makanan Kedaluwarsa

Diskoperindag Kota Mataram
Diskoperindag Kota Mataram

kicknews.today Mataram – Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan mengancam akan menutup izin operasional pasar modern yang bandel dengan menjual berbagai jenis makanan kedaluwarsa dan berbahaya.

“Siapa pun itu, baik pengusaha pasar modern maupun pengusaha biasa yang terbukti menjual barang-barang berbahaya termasuk kedaluwarsa yang tetap bandel, izinnya akan saya cabut,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (24/6).

Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi banyaknya temuan dari Diskoperindag dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) parsel dan peredaran makanan kedaluwarsa serta tidak layak edar pada sejumlah pasar modern di kota ini yang dilaksanakan Kamis ((23/6).

Menurutnya, upaya yang dilakukan saat ini masih bersifat persuasif yakni dengan meminta para pengusaha untuk menarik dan memusnahkan makanan yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak dijual.

Upaya persuasif itu sekaligus sebagai bentuk pembinaan kepada para pengusaha agar dapat menyajikan barang kebutuhan masyarakat yang sehat, memenuhi standar dan layak konsumsi.

“Kalau upaya persuasif dan pembinaan sudah kita lakukan, tetapi tidak juga diindahkan oleh pengusaha kami pasti akan memberikan teguran, peringatan dan sanksi sesuai aturan yang sanksi terberatnya adalah pencabutan izin operasional,” katanya.

Terkait upaya membawa ke ranah hukum, Wartan belum mau berkomentar, tetapi hal itu bisa saja terjadi jika ada konsumen yang beberatan ketika mendapatkan barang kedaluwarsa dan berakibat negatif terhadap konsumen.

“Namun untuk ke ranah hukum, belumlah, karena saat ini sifatnya masih persuasif,” katanya.

Kepala Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen Diskoperindag Kota Mataram Taufiqurahman sebelumnya mengatakan, ditemukan makanan kedaluwarsa serta buah dan sayur tidak layak pada “supermarket” karena saat ini lagi ramai pembeli sehingga pengawasan kurang teliti.

Apalagi untuk “Giant” mereka baru buka beberapa hari lalu, sehingga manajemen dan pegawainya masih perlu beradaptasi.

“Inilah peran kami melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap para konsumen, dan mereka sudah kita minta meningkatkan pengawasan dan melakukan pengecekan setiap hari,” katanya.

Dalam kegiatan sidak itu, Diskoperindag mendatangi “Supermarket” Niaga, “Giant”, Jembatan Baru dan “Hypermart” tempat tim menemukan daging asap atau dendeng kedaluwarsa.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Timnas U-22 Indonesia Ungguli Filipina 2-0 di Babak Pertama

Jakarta – Tim Nasional U-22 Indonesia berhasil mengungguli Filipina dengan skor 2-0 dalam laga kedua ...