BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Waspadalah…Diskoperindag Mataram Temukan Dendeng Kadaluarsa di Sejumlah Supermarket

Ilustrasi dendeng kadaluarsa
Ilustrasi dendeng kadaluarsa

kicknews.today Mataram – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram menemukan beberapa daging asap atau dendeng kedaluwarsa yang masih dijual di “Hypermart” Lombok Epicentrum Mall.

Beberapa dendeng yang sudah masuk masa kedaluwarsa itu ditemukan saat tim Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan barang-barang tidak layak edar serta parsel pada sejumlah “supermarket” di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/6).

Kepala Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen Diskoperindag Kota Mataram Taufiqurahman yang memimpin sidak tersebut meminta manajemen “Hypermart” untuk menarik dendeng agar tidak dibeli konsumen. “Setelah kita tarik, mereka menyatakan siap untuk memusnahkan sendiri,” katanya.

Selain menemuka dendeng kedaluwarsa, sekitar 15 orang anggota tim sidak terpadu dari Diskoperindag bersama Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan juga menemukan satu susu kaleng yang sudah masuk masa kedaluwarsa. Di samping itu ditemukan juga sejumlah sayur dan buah-buahan yang dinilai tidak layak edar karena kondisinya sudah layu dan berubah warna.

“Untuk buah dan sayur yang kita temukan tidak layak edar, sudah kita minta ditarik juga,” katanya.

Selain memukan daging asap atau dendeng kedaluwarsa, tim sidak sebelumnya juga menemukan gading sapi beku di “Giant” Jalan Bung Hatta yang labelnya sudah masuk masa kedaluwarsa pada tanggal 22 Juni 2016.

Namun demikian, manajeman “Giant” mengaku terjadi kesalahan terhadap penempelan label, sebab itu sebenarnya label hari pengemasan daging. “Karena itu, kami telah meminta pihak ‘Giant’ segera mengganti label tersebut agar konsumen tidak terkecoh dengan label kedaluwarsa tersebut,” katanya.

Di “Giant”, pihaknya juga menemukan sejumlah sayur dan buah yang sudah tidak layak sehingga mereka diminta untuk menarik dan mengganti buah dan sayur tersebut. Taufiqurahman menilai, banyaknya ditemukan buah dan sayur tidak layak pada “supermarket” karena saat ini lagi ramai pembeli sehingga pengawasan kurang teliti.

Apalagi untuk “Giant” mereka baru buka beberapa hari lalu, sehingga manajemen dan pegawainya masih perlu beradaptasi.

“Inilah peran kami melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap para konsumen, dan mereka sudah kita minta meningkatkan pengawasan dan melakukan pengecekan setiap hari,” katanya.

Sementara itu, Divisi Manajer “Giant” Jalan Bung Hatta, Andik Suzanto yang dikonfirmasi mengakui, manajemennya sedikit melakukan kekeliruan dalam penempelan label kedaluwarsa pada daging beku.

“Kami siap melakukan perbaikan, dan menarik berbagai sayur dan buah yang dinilai tidak layak edar,” katanya sambil menyampaikan terima kasih kepada tim Diskoperindag yang telah memberikan pembinaan. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Tak Diurus Pemprov NTB, Barang Ilegal Mudah Masuk Tiga Gili

  kicknews.today – Kurangnya pengamanan dan pengawasan membuat semakin mudahnya distribusi barang yang masuk ke ...