BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Alasan Pergi Tarawih, Lho Kok Malah Pesta Sabu….

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra menunjukkan barang bukti sabu
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra menunjukkan barang bukti sabu

kicknews.today Mataram – Selepas magrib, saat semua ummat muslim sedang persiapan sholat tarawih, JN dan SR (inisial) juga turut sibuk. Tapi bukan pergi Tarawih. Keduanya berkumpul di kediaman MN, RT 1 RW 289 Lingkungan Montong Are Kelurahan mandalika Kecamatan Selaparang, Mataram. Mereka diduga pesta sabu.

Menurut Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra, selepas magrib memang sudah menjadi agenda mereka untuk berkumpul dan ‘menikmati’ Kristal bening itu. Tapi aktivitas terlarang dan melawan hukum itu selalu ditutupi rapi agar tidak ketahuan orang lain, termasuk keluarga mereka. Bahkan SR dan JN yang berprofesi sama sebagai sopir harus membohongi istrinya setiap keluar dari rumah. “Si JN ini kalau keluar rumah, ijin sama istrinya untuk pergi Tarawih. Sama juga si SR, alasan setiap keluar rumah malam, ngakunya mau pergi Tarawih,” beber I Komang Satra dalam jumpa pers, beberapa waktu lalu.

Pengintaian pun dilakukan khususnya kepada MN pemilik rumah yang diduga sebagai bandar sabu. Terakhir dilakukan Senin (22/6) lalu sekitar Pukul 22.30 Wita, lantas dilakukan penggerebekan. MN ditangkap malam itu juga. “di TKP ada SR dan JN, diduga datang ke rumah itu untuk memakai sabu sabu, sehingga kami amankan juga,” kata Komang Satra.

Adapun barang bukti yang disita semuanhya dari MN, diantaranya poket Kristal diduga sabu seberat 7,37 gram dalam tas selempang dan di dalamnya terdapat uang Rp 660.000. Di luar tas, ditemukan poket sabu sabu yang sudah dikemas dan siap edar. Rinciannya, tiga poket sabu seberat 0,21 gram, 1 poket seberat 0,07 gram, enam poket seberat 0,30 gram dalam bungkus rokok, lima bungkus seberat 0,25 gram. Ada juga barang bukti timbangan elektrik merk Venus dan uang Rp 1,3 juta. Barang bukti lainnya berupa perangkat hisap sabu sabu yang diduga dipakai oleh SR dan JN. Kini ketiganya masih dalam proses pemeriksaan di Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB dan sedang dalam pengembangan ke jaringan lainnya. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Air Sungai di Mataram Masuk Pencemaran Berat

  kicknews.today – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram Irwan Rahadi menyebutkan, kualitas air sungai ...