BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Maaf Kami Belum Berbuat Maksimal Di Sekaroh

Anggota Dit Polair Polda NTB
Anggota Dit Polair Polda NTB

kicknews.today Mataram – Setelah diberi amanah untuk ikut membantu upaya penertiban dan pengamanan serta pemeliharaan kamtibmas di wilayah Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Lombok Timur.

Jajaran anggota Ditpolair Polda NTB setidaknya telah mengamankan 2 kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan illegal di wilayah tersebut. Namun belum merasa berbuat maksimal, anggota polisi perairan tersebut kini telah ditarik kembali dari penugasan khusus itu.

Meskipun sebelumnya penugasan mereka oleh petinggi Polda NTB diamanatkan berdasarkan pada permintaan warga setempat melalui Kepala Desa yang bersurat resmi kepada Kapolda NTB.

“Penugasan kami untuk membantu upaya pengamanan dan penertiban serta harkamtibmas di wilayah Desa Sekaroh sudah ditarik pimpinan. Padahal kami merasa belum maksimal berbuat untuk tujuan harkamtibmas di sana, karena kami mengindikasi masih ada beberapa kerawanan atau tindakan melanggar hukum yang terjadi atau yang memanfaatkan situasi di wilayah itu” Papar Kasat Rolda Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya.

Dewa memaparkan masih ada potensi kerawanan yang cukup kuat terjadi di wilayah ini, dan kejadian potensi pelanggaran aturan pidana yang tampak berjalan sudah cukup lama. Seperti diantaranya adanya indikasi kejadian premanisme terhadap wisatawan, illegal logging, illegal fishing, bahkan kemungkinan dijadikannya wilayah hutan sekaroh sebagai lokasi “buangan” hasil curanmor.

“Dalam kurun waktu penugasan kami yang cukup singkat itu saja, puluhan kendaraan yang sempat kami periksa hampir seluruhnya tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumennya. Bahkan kebanyak kendaraan roda dua dan empat disana tidak memakai nomor polisi”. Papar Dewa.

Dewa menambahkan jalur laut tanjung ringgit dan sekitarnya juga kemungkinan dimanfaatkan untuk penyelundupan hasil tindak pidana dari dan menuju Lombok Sumbawa.

“Kami jajaran Polair sangat menyayangkan kami belum bisa berbuat maksimal untuk memenuhi harapan masyarakat Desa Sekaroh. Namun kami yakin bahwa pimpinan memiliki pertimbangan khusus yang mendasari keputusan itu. Dan tentunya kami harus patuh terhadap perintah pimpinan.” Pungkas pria berkepribadian tegas tersebut.

Sementara Kepala Desa Sekaroh H. Mansyur saat dikonfirmasi kicknews.today melalui telepon genggamnya mengatakan sangat mengapresiasi kinerja pasukan Polairut Polda NTB. Terutama dalam upaya penertiban aksi pungli terhadap wisatawan yang mengunjungi Pantai Pink. Diakuinya bahwa masalah dengan pungli ini telah cukup lama tak bisa teratasi, masuknya Polair sudah tampak menunjukkan hasil meski baru berdurasi sekitar dua minggu saja.

“Bukan hanya saya yang sangat berterimakasih atas apa yang dilakukan Polair di desa kami, tetapi semua kadus dan masyarakat sekarang mulai merasa aman dan nyaman sejak mereka tugas disini. Anak-anak yang di pantai pink diberi pengarahan seperti diceramahi agar tau aturan sehingga kalau ada masalah tau akan mengadu dan bertindak seperti apa. Bagus dah kerjanya Polair disini” Papar Kades Sekaroh H. Mansyur kepada kicknews.today.

Dijelaskan H. Mansyur surat Kades Sekaroh kepada Kapolda NTB untuk meminta bantuan upaya pemeliharaan kamtibmas di wilayahnya, terutama di kawasan wisata Pantai Pink diantaranya karena adanya praktik premanisme dan pungli yang dinilai sudah cukup meresahkan. Akibat praktik praktik tersebut, bukan hanya berpotensi membuat resah wisatawan tetapi kerap kali membuat program pemerintah untuk pengembangan kawasan wisata itu menjadi terganggu. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Sambangi Pulau Terdepan, Polair Polda NTB Bawa Solusi Pengamanan Perairan

kicknews.today – Luas wilayah Indonesia adalah 5.193.250 km², 70 persen diantaranya adalah wilayah perairan yang ...