in ,

Ketika Nasib Fitri “The Voice” Ditentukan SMS Masyarakat NTB

Spanduk permintaan dukungan kepada masyarakat untuk Fitri Novianti yang akan berlaga pada grand final The Voice Indonesia Senin malam
Spanduk permintaan dukungan kepada masyarakat untuk Fitri Novianti yang akan berlaga pada grand final The Voice Indonesia Senin malam
Spanduk permintaan dukungan kepada masyarakat untuk Fitri Novianti yang akan berlaga pada grand final The Voice Indonesia Senin malam

kicknews.today Mataram – Spanduk vinyl berukuran sekitar 3×3 meter dipajang seadanya di pagar dekat gapura masuk ke Jalan Pakis Perumahan Sweta, Lingkungan Sayo Baru Kelurahan Turida Kecamatan Sandubaya, Mataram. Spanduk ukuran sama terlihat dibentangkan di atas gang, di ujung tikungan menuju Jalan Pakis. Tertulis harapan dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk Fitri Novianti yang masuk grand final The Voice Indonesia. Spanduk yang mungkin tak sebanding dengan ekspektasi besarnya harapan dukungan masyarakat luas agar Fitri menjadi jawara di panggung akbar itu.

Tapi itulah dedikasi masyarakat sekitar, demi mengantar Fitri ke panggung yang didalamnya ada musisi kenamaan sekaliber Agnes Monica, Kaka “Slank”, Arie Lasso dan Judika yang bertindak sebagai coach. The Voice, sebuah ajang pencarian bakat talenta musik seluruh Indonesia.

Empat terbaik lolos, salah satunya Fitri Novianti, gadis kelahiran Mataram 25 Februari 1999 yang kini masih tercatat sebagai siswi SMA 5 Mataram. Peserta termuda yang sedang mempertaruhkan seluruh kemampuan bermusiknya sekaligus membawa harum nama Kota Mataram dan NTB umumnya. “Satu satunya harapan kami adalah dukungan SMS dari masyarakat NTB, itu harapan besar kami,” harap Nurhasanah, ibu Fitri Novianti kepada wartawan, Minggu (19/6).

Jika hanya mengandalkan talenta menyanyi, Nurhasanah sangat yakin anaknya bisa keluar sebagai jawara. Dibawah mentor Agnes Monica, semakin memperkuat keyakinan itu. Tapi harapan itu sedang bercampur dengan kegusaran, karena saat final Senin (20/6) malam nanti, harus bersaing dengan tiga finalis lain yang secara kemampuan finansial, dukungan pemerintah dan masyarakatnya lebih massif.

“Makanya, dukungan dari Pemda, paling tidak ada himbauan dalam bentuk SMS ke seluruh PNS, staf staf karyawan kepada Fitri,” pintanya, sambil berharap masyarakat mengirim SMS dukungan dengan mengetik “Fitri kirim ke 95151”.

Ada dua fase knock out anaknya nyaris saja tidak lolos, akibat polling SMS yang rendah dari masyarakat. Beruntung juri sekaligus mentornya Agnes Monica menggunakan hak veto sehingga Fitri lolos ke babak berikutnya.

Di grand final Senin malam pukul 20.00 Wita, tidak ada lagi hak veto itu, kecuali dukungan tunggal dari polling SMS. Mencari dukungan tidak pernah putus dilakukannya sejak audisi, hingga masuk final. Bersama keluarga terdekatnya, kerabat jauh, masyarakat, mencari donatur yang mau memberi dukungan. Karena secara finansial Hasanah mengaku tak bisa mengandalkan hasil jualan pakaian di pasar tradisional. “Tidak ada lain, doa dan dukungan masyarakat, itu saja harapan kami,” tutur Nurhasanah mengulang harapan besarnya. (bh)