in ,

Dari Ruang Sel Tahanan Ini Sang Jenderal Memulai Safari Ramadhannya

Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono saat solat maghrib berjamaah bersama tahanan di rutan Mapolda NTB
Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono saat solat maghrib berjamaah bersama tahanan di rutan Mapolda NTB
Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono saat solat maghrib berjamaah bersama tahanan di rutan Mapolda NTB

kicknews.today Mataram – Tetap mengagumkan sikap dari sang jenderal yang saat ini menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat ini. Bagaimana tidak, kegiatan safari ramadhan para pejabat yang biasanya dilakukan dari pesantren ke pesantren menemui para tokoh agama dan alim ulama di sana, kali ini dilakukannya sangat berbeda.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono malah memuali safari ramadhannya dari ruangan sempit nan pengap dan menemui orang-orang yang dianggap bersalah dari pandang manusia, yaitu sel tahanan di kantornya.

Tepat seminggu yang lalu, Senin (13/6), foto ini diambil usai berbuka bersama tahanan, kemudian jenderal yang dikenal taat beribadah ini solat maghrib berjamaah bersama para tahanan di sana.

Menurut Umar, dalam sedikit uraian singkatnya dihadapan para penghuni ruangan itu menyampaikan bahwa dirinya saat itu dalam rangkaian acara kegiatan safari ramadhan. Memang tidak lumrah, seorang jenderal berbuka bersama tahanan dalam rangkaian acara resmi pejabat tersebut, namun baginya, cara pandang manusia saat ini memang harus berubah.

“Gunakan hati nurani dalam memandang, jadikanlah Al Quran dan hadist Nabi sebagai pedoman dan silaturrahmi dengan siapa saja harus tetap terjaga, itulah yang melandasi saya memulai program safari ramadhan dari ruangan ini” ulasnya.

Lebih jauh dia menyampaikan kalau hal yang dilakukannya ini diharapkan dapat dijadikan contoh oleh para polisi lainnya sehingga benar-benar tertananam sikap untuk tidak membeda-bedakan manusia dari status sosial maupun materi dan kepangkatan atau lainnya sehingga bekerja dan melayani masyarakat itu hanya berharap kepada ridho dari Tuhan yang maha kuasa.

“Jadi tidak capek kalau kita bekerja mengharap ridho Allah, malah kita akan merasa tetap bersemangat karena benar-benar menjalankan perintahnya dan yakin akan diganjar sesuai dengan yang dilakukan” lanjutnya.

Mengenai status seseorang yang berada di dalam tahanan, Umar menerangkan bahwa dirinya juga belum tentu lebih mulia dihadapan Tuhan. “Bisa jadi saudara-saudara yang ada di sini lebih mulia dihadapan Allah daripada saya karena ujian yang ditempuh mungkin lebih berat” imbuhnya.

Umar menyemangati mereka dengan mengatakan kalau ujian itu mutlak berasal dari Tuhan dan tujuannya pasti baik.Dikatakannya, Semua orang pasti pernah bersalah dan melakukan dosa, namun orang hebat adalah orang yang tidak kembali melakukan perbuatan dosa dan kesalahan yang sama.

“Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah bersalah, namun orang baik adalah orang yang tidak mengulangi kesalahan yang sama. Jadi, saudara-saudara kalau sudah keluar dari sini, jangan pernah kembali lagi” pungkasnya seraya menebar senyum.

Direncanakan kegiatan safari ramadhan berikutnya akan dilakukan Kapolda dengan kegiatan mengunjungi panti-panti asuhan dan tempat-tempat penampungan yatim piatu selama bulan puasa ini. (ddt)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote