Polres Lotim Mulai Usut Dugaan Korupsi Jembatan Ambruk

peristiwa ambruknya jembatan di Lotim
peristiwa ambruknya jembatan di Lotim

kicknews.today Lotim, Selong – Selain soal peristiwa tragis pada tragedi ambruknya jembatan Sukarteja, Kecamatan Selong Lombok Timur, Polisi juga jeli melihat sisi lain dari masalah di sana. Ada dugaan tindak pidana korupsi pada proyek tahap kedua ini, dengan nilai Rp 733 Juta.

Kapolres Lotim, AKBP Karsiman SIK, MM sejak kejadian Selasa (14/6) lalu itu sudah memerintahkan Kasat Reskrim untuk bergerak, melakukan identifikasi awal terkait dugaan tindak pidana korupsi. “Selain unsur kelalaian, kami juga akan mengusut adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam kejadian ini,” kata Kapolres kemarin.

Sebagai langkah awal pihaknya sudah melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Denpasar Bali untuk turun cek TKP, mulai Kamis sampai Jumat kemarin. Tujuannya untuk mengidentifikasi penyebab atau faktor teknis terjadinya kecelakaan kerja di sana.

Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) juga sudah turun investigasi. Bahan bahan dari Labfor dan Kementerian PU PR ini juga akan jadi rujukan pihaknya mengusut kasus dugaan korupsinya. Tentunya juga dengan bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan ahli konstruksi. Menurut Kapolres, penyelidikan akan difokuskan pada pengecekan spek, mulai dari besi yang digunakan, campuran semen, juga bahan bahan lain yang masuk dalam kontrak kerja.

Namun demikian, pihaknya tetap memprioritaskan penanganan awal untuk paska kejadian, yakni penanganan terhadap korban. Sejalan dengan itu, sedang diusut tindak pidana umum tentang adanya dugaan unsur kelalaian kontraktor dan pengawas proyek sehingga terjadi kecelakaan. Sementara Kasat Reskrim AKP Wendy Oktriansyah menambahkan, sudah empat pihak dimintai keterangan. Dari pengawas lapangan, pimpro, juga pekerja yang selamat. Selanjutnya sudah dilayangkan panggilan kepada S, Direktur dari CV. PM yang mengerjakan proyek tersebut. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat