Kota Mataram Kekurangan 20 Ribu Rumah

Ilustrasi rumah (net)
Ilustrasi rumah (net)

kicknews.today Mataram – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyebutkan hingga saat ini kota itu kekurangan 20 ribu unit rumah untuk memenuhi kebutuhan warganya.

“Jumlah kebutuhan rumah ini meningkat signifikan dari tahun 2013 tercatat 12 ribu rumah lebih,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/6).

Dikatakan, dengan perhitungan jumlah penduduk sebanyak 427 ribu lebih, jumlah rumah yang dibutuhkan sekitar 100 ribu, namun jumlah rumah di Mataram baru tersedia 80 ribu lebih.

Karena itu, lanjut Mohan, saat ini pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) menjadi solusi yang paling realistis yang diambil pemerintah daerah.

“Hal tersebut telah kami masukkan sebagai bagian dari dokumen yang tertuang dalam RPJMD Kota Mataram Tahun 2016-2021,” sebutnya.

Menurut dia, Kota Mataram saat ini memiliki tiga rusunawa, dua diantaranya sudah beroperasional. Tiga rusunawa itu meliputi rusunawa di Selagalas yang sudah beroperasional sejak 2011 dan Rusunawa Mandalika yang mulai ditempati sekitar akhir Juli 2015.

Sementara rusunawa Montong Are operasionalnya masih menunggu masuknya jaringan listrik, tetapi bagunan fisiknya telah rampung 100 persen.

Anggaran pembangunan tiga lokasi rusunawa itu bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah kota memberikan sharing berupa penyediaan lahan dan fasilitas pendukung, seperti air bersih, listrik dan penataan jalan.

“Rusunawa ini menjadi salah satu bagian upaya pemerintah kota dalam mengurangi lingkungan kumuh, padat dan miskin,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah kota juga mendukung kebijakan nasional tentang perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah melalui fasilitasi likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

“Program itu, tentu sangat membantu dalam mewujudkan impian masyarakat kecil bisa memiliki rumah sendiri,” katanya menambahkan. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat