BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Gubernur dan Budayawan NTB Dorong Budaya Daerah Masuk Identitas Nasional

gubernur ntb hm zainul majedi
gubernur ntb hm zainul majedi

kicknews.today Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi dan budayawan di daerah itu mendorong agar kebudayaan setiap daerah masuk dalam identitas nasional.

“Bagi kami di daerah, RUU Kebudayaan sangat penting. Tetapi meski penting definisi kebudayaan sendiri masih tidak sama. Karenanya definisi kebudayaan nasional harus disepakati bersama seperti apa,” kata gubernur saat menerima rombongan Komisi X DPR RI yang diketuai Ferdiansyah di Mataram, Jumat (17/6).

Menurut gubernur, dalam draf RRU kebudayaan definisi kebudayaan harus di pertegas, kalaupun sudah apa saja yang menjadi cakupan kebudayaan nasional. Sebab, jika ada pembatasan, harus ada dasar pembatasan.

“Jadi, perlu adanya kejelasan tentang konsep kebudayaan nasional itu,” ucapnya.

Selain itu, jika membahas kebudayaan, kata gubernur penting bagi pemerintah daerah mengetahui posisi kebudayaan daerah di kebudayaan nasional. Karena Banyak sekali inisiatif-inisiatif kebudayaan yang berkembang di daerah perlu diapresiasi oleh kebudayaan nasional.

Hal ini belum ditambah di Indonesia belum memandang kebudayaan sebagai suatu aset atau kebanggaan. Salah satu contoh ucap gubernur, yakni belum adanya tayangan-tayangan terkait kebudayaan nasional Indonesia di tayangkan maskapai penerbangan nasional.

Padahal, di luar negeri khususnya di negara-negara yang menjunjung kebudayaan siaran tentang identitas negaranya di tampilkan di maskapai penerbangan nasionalnya.

“Di luar negeri mereka menunjukkan kekayaan budayanya di tayangkan di maskapai penerbangannya. Sementara di Indonesia tidak ada. Sehingga jangan heran promosi masyarakat pun belum bangga terhadap budayanya,” jelasya.

Sementara tokoh budayawan NTB Mustakim Biawan juga mengapresiasi RUU Kebudayaan tersebut. Hanya saja selama ini kebudayaan terkesan terpinggirkan.

“Ini bukan lagi di anak tirikan tetapi sudah di poinggirkan,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendorong kebudayaan terutama daerah bisa di akomodir dalam kebudayaan nasional. Sehingga, jika masuk dalam kebudayaan nasional maka akan menjadi identitas suatu daerah.

Pimpinan rombongan yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Kebudayaan Ferdiansyah, mengatakan pihaknya membutuhkan masukan terkait materi apa saja yang belum masuk ke dalam RUU itu.

“RUU ini cukup panjang perjalanannya. Oleh karena itu, kami membutuhkan masukan terkait materi apa saja yang belum masuk ke dalam RUU itu,” terangnya.

Ia menjelaskan, perumusaan RUU tentang kebudayaan karena ada kehawatiran terjadinya infiltrasi budaya akibat dari efek negatif globalisasi. Karena itu, dibutuhkan dasar hukum yang menyeluruh untuk mencegah terjadinya infiltrasi budaya yang dapat mengikis kebudayaan nasional.

“Disini kami ingin memberikan payung hukum dalam usaha pelestarian budaya nasional maupun budaya daerah. Jati diri bangsa terlihat dari bagaimana kita mempertahankan kearifan lokal. Kekuatan bangsa Indonesia hadir karena kebhinekaannya,” tandas Ferdiansyah.(ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Sumatera Utara Belajar dari NTB Untuk Sukses jadi Penyelenggara MTQ Nasional

  Mataram – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belajar dari Nusa Tenggara Barat untuk bisa sukses ...