Pasukan Air Polda NTB Kini Juga Kawal Gunung Hutan Desa Sekaroh

dirpolair polda ntb akbp edwin rachmat (paling kanan) memantau langsung pelaksanaan pengamanan di wilayah hutan sekaroh oleh anggota polair polda ntb
dirpolair polda ntb akbp edwin rachmat (paling kanan) memantau langsung pelaksanaan pengamanan di wilayah hutan sekaroh oleh anggota polair polda ntb

kicknews.today mataram – Warga Desa Sekaroh Lombok Timur yang diwakili oleh Kepala Desanya H. Muhammad Mansur, awal bulan Juni 2016 mengirim surat kepada Kapolda NTB. Surat itu berisi pengaduan warga masyarakat setempat tentang keresahan yang mereka rasakan terkait situasi wilayah desa mereka saat ini. Desa Sekaroh yang didalamnya termasuk kawasan wisata Internasional Pantai Pink wilayah perairan Tanjung Ringgit, disebut terasa rawan akibat adanya tindak premanisme yang semakin meresahkan.

Aduan warga ini segera disambar Kapolda, tidak berselang lama turun surat perintah agar jajaran Polair Polda NTB segera terjun ke lokasi melakukan pemantaan dan pengamanan serta pemeliharaan kamtibmas di wilayah itu. Polair ditunjuk Kapolda mengingat wilayah sekaroh yang lebih mudah dijangkau melalui jalur laut.

Menurut Dir Polair Polda NTB AKBP Edwin Rachmat melalui Kasat Rolda Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya, surat perintah yang turun untuk jajaran Polair bukan hanya tentang aduan warga itu saja, namun sepertinya telah ada laporan lain yang diterima Polda tentang adanya berbagai kerawanan lain yang juga sedang terjadi di wilayah tersebut. Diantaranya kecurigaan terjadinya pembalakan liar atau illegal logging, penangkapan ikan tanpa ijin atau illegal fishing dan beberapa kegiatan melawan hukum lain.

“Pimpinan menunjuk kami untuk bertangung jawab langsung dalam menangani kondisi wilayah Desa Sekaroh. Karena adanya berbagai laporan yang diterima, tentang adanya tindakan melawan hukum yang berdampak buruk bagi kemanan dan kenyamanan warga, termasuk berpotensi memberikan dampak buruk juga kepada wisatwan. Mengingat wilayah sekaroh terdapat destinasi wisata Internasional Pantai Pink di dalamnnya”. Ungkap Dewa Wijaya.

Ternyata bukan laporan semu yang diterima polisi, dalam kurun waktu singkat sebuah asal Sulawesi ditemukan tengah menangkap ikan di perairan Tanjung Ringgit. kapal itu beroperasi tanpa ijin yang lengkap, dan telah berhasil menangkap puluhan ikan bernilai ekonomi tinggi dari perairan sekaroh. Kasus ini kini telah diproses hukum dan hampir masuk ke tangan jaksa.

“Tidak lama kami pantau sudah ada temuan illegal fishing, sudah kami proses. Semoga tanpa harus kami proses hukum juga, laporan tentang adanya kerawanan lain yang terjadi di wilayah Desa Sekaroh itu bisa segera terhenti total. Untuk itu kami akan gelar terus operasi untuk mewujudkan wilayah desa ini menjadi kondusif aman dan nyaman. Bukan hanya untuk warga setempat, tetapi sekaligus juga untuk menjaga wajah NTB di mata wisatawan lokal dan mancanegara”. Pungkas Dewa pria berkepribadian tegas tersebut. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat