Diduga Ganggu Taman dan Arus Lalu Lintas, Pemkot Mataram Relokasi PKL Malomba

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan merelokasi puluhan pedagang kaki lima di Taman Malomba yang selama ini dikeluhkan warga karena keberadaannya mengganggu taman dan arus lalu lintas.

“Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Taman Malomba ini akan kami relokasi ke arah selatan atau depan Stadion Malomba milik TNI AL,” kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan di Mataram, Rabu (15/6).

Rencana relokasi PKL Taman Malomba ke kawasan Stadion Malomba diputuskan setelah adanya komitmen pemerintah kota dengan pihak TNI AL.

Ia mengatakan, untuk bisa menyiapkan lahan relokasi pihaknya saat ini sedang menunggu data dari pihak kecamatan terkait dengan jumlah PKL sebagai dasar pembuatan gerobak.

Untuk penataan PKL Taman Malomba di Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan Diskoperindag tidak membuatkan lapak seperti halnya beberapa titik PKL lainnya.

“Lokasi relokasi tidak memungkinkan untuk membuat lapak, karenanya kami akan membuatkan gerobak agar PKL terlihat lebih rapi dan tertata,” katanya.

Pada prinsipnya, kata Wartan, kapan pun PKL akan direlokasi Diskoperindag tidak ada masalah, sebab pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pembuatan gerobak sekitar Rp150 juta.

“Rencananya relokasi PKL dilaksanakan setelah Idul Fitri 1437 Hijriah agar Dinas Pertamanan bisa segera menata Taman Malomba sebagai persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional 29 Juli 2016,” katanya.

Sementara di tempat terpisah Lurah Banjar Muzakir Walad menyebutkan, berdasarkan hasil pendataannya jumlah PKL Taman Malomba saat ini sekitar 30-40 pedagang.

Diakuinya, para pedagang ini sudah berkali-kali dilakukan penataan karena keberadaan mereka terkesan mengganggu taman dan arus lalu lintas.

“Dengan adanya relokasi ini, PKL Taman Malomba bisa lebih tertata sekaligus mengembalikan fungsi taman dan jalan untuk kepentingan umum,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat