Jadilah yang Pertama Tau

Tangkap Ikan Di Tanjung Ringgit Kapal Asal Sulawesi Ditangkap

kapal tanpa kelengkapan dokumen asal sulawesi yang ditahan polair polda ntb
kapal tanpa kelengkapan dokumen asal sulawesi yang ditahan polair polda ntb

kicknews.today Lombok Timur – Memang tidak diragukan bahwa wilayah perairan NTB masih terjaga kelestarian biotanya. Buktinya masih banyak nelayan dari luar rela mengarungi lautan untuk menangkap ikan di wilayah perairan ntb ini. Meski harus menanggung resiko dan terkadang melanggar aturan, demi menangkap jenis ikan bernilai tinggi resiko pun berani dihadapi.

Minggu (12/6) pukul 15.00wita satu unit kapal bernama lambung KMN Elo Puang GT3 asal Mandar Sulawesi Barat, dipaksa bersandar setelah ditemukan menangkap ikan di wilayah perairan Tanjung Ringgit Lombok Timur. Anggota Dit Polair Polda NTB yang saat itu sedang melakukan patroli di wilayah perairan tersebut, melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kapal berpersonil 9 orang dengan nahkoda berinisial AR tersebut. Saat diperiksa Anggota mnemukan sejumlah pelanggaran, diantaranya tidak adanya SIPI (Surat Ijin Penangkapan Ikan), SPB dari sahbandar, serta pas buku kecil yang telah habis masa berlakunya. Sementara di dalam lambung kapal ditemukan 20 set alat pancing tuna lengkap dengan 11 ekor ikan tuna dan cakalang berukuran cukup besar yang diduga mereka tangkap di wilayah perairan NTB.

“Kami menduga mereka telah melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan NTB dengan tanpa dilengkapi dokumen yang diharuskan ada sesuai aturan yang berlaku” Papar Dir Polair Polda NTB AKBP Edwin Racmhat melalui Kasat Rolda Polda NTB AKBP Dewa Wijaya kepada kicknews.today.

Kapal tersebut selanjutnya diharuskan untuk bersandar di Teluk Pantai Pink Lombok Timur untuk dilakukan proses hukum selanjtnya. Mereka disangka melanggar pasal 93 ayat (1)  UU RI No 31 tahun 2004 tentang Perikanan, dan saat ini tengah diproses oleh Subdit Gakkum Dit Polair Polda NTB.

Melihat kondisi ini sudah seharusnya semua pihak terkait baik dari kepolisian bersama pemerintah daerah memberi perhatian lebih untuk pola pengamanan wilayah perairan Nusa Tenggara Barat. Demi terjaganya kelestarian perairan NTB, sekaligus agar bisa memberi manfaat lebih maksimal bagi masyarakat NTB sendiri terutama bagi warga setempat. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat