BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Warung Buka Siang Saat Ramadhan, Siap-siap Barang Dagangan Disita Pemkot Mataram

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mulai hari ini menerapkan sanksi penyitaan dagangan pemilik warung makanan yang terbukti melanggar aturan dengan buka di siang hari pada bulan Ramadhan.

“Mulai hari ini, jika ada pemilik warung masih kita temukan buka siang hari dan melayani pembeli apalagi makan di tempat, dagangan mereka akan kami sita,” kata Kepala Bidang Penertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/6 ).

Dikatakan, penerapan sanksi sita ini dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang berlaku.

Dimana tujuh hari sebelum Ramadhan semua warung, restoran dan rumah makan diberikan edaran Ramadhan yang mengatur jam buka dan tutup selama puasa yakni mulai pukul 16.00 WITA sampai pukul 05.00 WITA.

Pembatasan jam buka dan tutup rumah makan dimaksudkan untuk menghormati umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa agar dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

“Namun dari hasil patroli pengawasan yang dilakukan sejak hari pertama puasa, ternyata masih ada beberapa pedagang yang bandel dan tidak mengindahkan edaran itu,” katanya Terutama pemilik warung di Jalan Peresean dan Jalan Ismail Marzuki yang sampai Kamis (9/10) masih ada dua warung yang tetap berjualan di siang hari.

“Jika hari ini kami masih temukan beroperasional, kami terpaksa memberikan tindakan dengan mengangkut berbagai dagangan mereka, sebab dari hari pertama sudah diberikan teguran, kemudian hari kedua, ketiga dan keempat diberikan peringatan,” katanya menjelaskan.

Penyitaan dagangan pemilik warung itu, katanya, dilakukan hingga jam buka warung diperbolehkan sesuai ketentuan. Artinya, jika di atas pukul 16.00 WITA, pemilik warung boleh datang mengambil barang dagangan mereka.

Sanksi penyitaan dagangan bagi pemilik warung ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada para pedagang.

“Aturan ini sudah setiap tahun sehingga semestinya para pedagang sudah dapat memahaminya dan sedapat mungkin tidak melayani pembeli yang makan apalagi makan di tempat,” kata Bayu. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pemkot dan Polres Mataram Saling Tunggu Soal Sistem Tilang CCTV

  kicknews.today – Kamera CCTV yang terpasang disejumlah jalan di Kota Mataram rencananya akan difungsikan ...