BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Jelang Kunjungan Presiden, PLTU Jeranjang Diprotes Warga

ilustrasi - PLTU Jeranjang. Lombok, NTB (net)
ilustrasi – PLTU Jeranjang. Lombok, NTB (net)

kicknews.today Lombok Barat – 20 Warga Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat mendatangi Kantor Bupati, Kamis (9/6). Mereka memprotes fasilitas yang dibangun PLN pada mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang.

Dalam hearing di ruang rapat Jayangrane Kantor Bupati Lobar itu, hadir Bupati H. Fauzan Khalid S.Ag M.Si, Kepala SKPD terkait seperti Kadis PU, Kadis Kelautan, Kepala BPBD, Kadis Tamben, Camat Gerung, Kades Taman Ayu.

Sederet tuntutan disampaikan warga, intinya terkait dampak yang timbul setelah beroperasinya PLTU. Warga meminta kepada Pemkab Lobar agar segera menangani masalah abrasi pantai akibat jetty PLTU Jeranjang. Selain itu, dan meminta pemkab Lobar untuk segera menangani persoalan lingkungan sekitar akibat abu batubara yang diduga bersumber dari mesin pembangkit PLTU Jeranjang.

“Persoalan persoalan ini sudah beberapa tahun disampaikan oleh masyarakat akan tetapi tidak pernah ditindak lanjuti dan hanya diberikan kajian kajian saja,” protes seorang warga.

Menjawab keluhan warga itu, Bupati mengakui hasil kajian SKPD terkait, dapat disimpulkan abrasi yang terjadi di desa taman ayu ini disebabkan oleh adanya jetty dari PLTU jeranjang. Untuk kedepan akan dibuat semacam pemecah gelombang untuk mengatasi masalah abrasi tersebut dan itupun harus ada bantuan anggaran dari pusat,” jawab Bupati.

Bahkan Bupati Lobar mengaku akan segera bersurat kepada pihak PLN agar merespon keluhan warga. Selain itu, surat akan dilayangkan ke Pemprov NTB terkait dengan keluhan dan dampak dari PLTU jeranjang tersebut.

Bupati mengkaitkan persoalan itu dengan kunjungan Presiden Jumat sore ini untuk meninjau progress pembangunan PLTU.

“Saya mengharapkan agar pada saat kunjungan bapak presiden nanti ke PLTU jeranjang, semua masalah bisa disampaikan oleh bapak gubernur NTB kepada bapak presiden agar bisa diselesaikan,” kata Fauzan Khalid.

Setelah mendengar penjelasan lugas Bupati, hearing berakhir sekitar pukul 11.20 wita.(bh)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Lombok Harus Siap Sambut IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Sampah bagaimana?

  Mataram – Sejumlah destinasi wisata di Lombok harus siap mendapat limpahan wisatawan asing. Limpahan ...