BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Golkar “Walk Out” Di Sidang Paripurna DPRD NTB

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Sidang paripurna istimewa DPRD Nusa Tenggara Barat yang mengagendakan penyerahan laporan keuangan pemerintah provinsi 2015 oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI, Kamis (9/6), diwarnai aksi “walk out” anggota Fraksi Partai Golkar.

Aksi “walk out” 10 anggota Fraksi Partai Golkar itu sebagai bentuk protes lantaran masih melihat H Umar Said ikut memimpin sidang, padahal DPP dan DPD Partai Golkar sudah mengeluarkan surat keputusan untuk memberhentikan H Umar Said dari seluruh keanggotaan Partai Golkar dan sebagai Ketua DPRD NTB.

“Kami sebagai Fraksi Partai Golkar mempertanyakan posisi H Umar Said sebagai Ketua DPRD karena berdasarkan keputusan DPP dan DPD Partai Golkar, Ketua DPRD NTB tidak lagi dijabat Umar Said,” kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar H Humaidi saat menyampaikan interupsinya di sidang paripurna istimewa DPRD NTB.

Sikap Fraksi Golkar itu menjadi tontonan semua fraksi serta para undangan yang hadir. Apalagi pimpinan sidang TGH Mahally Fikri baru saja mengetok palu membuka sidang tersebut.

“Untuk apa kami berada di sini jika Pak Umar yang bukan perwakilan Golkar masih berada di atas sehingga kami izin untuk keluar sidang,” kata Humaidi kembali seraya mengajak semua anggotanya untuk keluar.

Namun demikian, meski Fraksi Golkar keluar, pimpinan sidang tetap melanjutkan agenda sidang.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaedah mengatakan sikap Walk Out merupakan instruksi DPP dan DPD I Golkar Nusa Tenggara Barat.

“Fraksi Partai Golkar akan tetap melakukan walk out jika Umar Said masih memimpin DPRD NTB,” katanya.

Menurut Isvie, semua fraksi di DPRD NTB sudah menyatakan sikap menghendaki pergantian Umar Said selaku Ketua DPRD NTB. Hal ini menyusul pertemuan mediasi yang dilakukan Ketua DPD I Golkar NTB H Moh Suhaili FT dengan Umar Said mengalami jalan buntu.

“Yang jelas kami sudah mengambil sikap Umar Said sudah bukan lagi kader Golkar dan Ketua DPRD NTB,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD NTB H Umar Said memilih enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait sikap Fraksi Golkar yang keluar dalam sidang paripurna istimewa itu. “Saya no comment dulu,” katanya.

Gubernur NTB TGH Muhamad Zainul Majdi yang dikonfirmasi dan melihat kejadian itu juga enggan berbicara lebih jauh.

Namun ia menyarankan, sebaiknya penuntasan pergantian Ketua DPRD NTB oleh Partai Golkar serta lembaga DPRD mengacu pada peraturan tata tertib dan UU MD3.

“Diselesaikan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada,” ucapnya.

Disinggung jika kondisi itu terus berlanjut, Gubernur belum mau memprediksi apa yang terjadi ke depan. Namun, ia memastikan meski terjadi dinamika politik di DPRD NTB, dirinya tetap yakin seluruh agenda di DPRD NTB termasuk rencana pembahasan APBD Perubahan 2016 tidak akan terganggu hanya karena persoalan pergantian Ketua DPRD.

“Belum ada perubahan, kami yakin semua akan berjalan seperti biasa,” kata Zainul Majdi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Ini Dia Bocoran Demokrat NTB Soal Calon Pendamping Sitti Rohmi

  kicknews.today – Proses panjang dilakukan Partai Demokrat untuk menentukan bakal calon gubernur NTB periode ...