BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pihak RSUD NTB Bilang Data Ombudsman Kurang Tepat

Kabid Pelayanan medis dan penunjang medis RSUD NTB dr Evi Kustini
Kabid Pelayanan medis dan penunjang medis RSUD NTB dr Evi Kustini

kicknews.today Mataram – Munculnya penilaian dari Ombudsman RI Perwakilan NTB yang menyebutkan tidak baiknya pelayanan RSUD NTB, salah satu sebabnya akibat tidak maksimalnya pengawasan secara internal. Disanggah oleh pihak rumah sakit.

Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Penunjang Medis Rumah Sakit Umum Daerah NTB dr Evi Kustini mengatakan bahwa pelayanan rumah sakit secara umum telah sesuai dengan prosedur yang diwajibkan. Terkait tidak baiknya absensi para dokter tetap, disebut evi kondisinya tidak seperti yang disebutkan oleh pihak ombudsman.

Meski diakui rekap absensi yang diterima ombudsman banyak yang tidak terisi, tetapi karena kondisi tertentu bukan karena para dokter terlambat atau tidak masuk sama sekali.

“Kadang dokter bekerja tidak mengenal waktu, jadi mungkin lupa atau tidak sempat isi absen elektronik dan manualnya. Kalau pas ada operasi kadang bisa sampai jam 2 atau 3 pagi bahkan sampai jam 7, jadi mungkin lupa absen.” Papar Evi di ruang kerjanya (8/6).

Faktor lain lagi yang disebut evi menjadi penyebab tidak rapinya absesnsi dokter adalah akibat adanya sejumlah data yang tidak terekam karena kondisi rumah sakit yang baru saja pindah dari lokasi sebelumnya. Sehingga masih terjadi ketidakrapian administrasi di beberapa point. Sementara terkait terjadinya antrian warga yang cukup lama yang ditemukan Ombudsman di poli rawat jalan. Disebut evi sebagai kejadian kasuistis semata, kejadian itu tidak sering bahkan hanya terjadi saat itu saja.

“Soal antrian 2 -3 jam yang ditemukan ombudsman itu terjadi jumat kemarin pas mereka datang kesini, itu kan kasuistis saja, kebetulan terjadi saat itu. Yang jelas kami bekerja menerapkan standard prosedur yang berlaku, kami sudah buatkan jadwal kerja dokter dan jadwal jaga semua sesuai s-o-p. memang ada yang terlambat tapi hanya beberapa orang saja” Tambah Evi.

Sebagai tindak lanjut dari kondisi absen dokter ini, pihak manajemen rumah sakit telah melayangkan surat edaran yang ditujukan untuk mengingatkan para dokter agar mengikuti aturan wajib ASN terkait absensi kehadiran tersebut. Karena absensi kehadiran merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pegawai negeri sipil yang digaji dengan uang dari masyarakat. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

HUT ke-48 RSUD Provinsi NTB Komitmen Wujudkan Pelayanan Berstandar Global

  kicknews.today – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB genap berusia 48 tahun pada ...