Jadilah yang Pertama Tau

73 Persen Dokter PNS RSUD NTB Malas Absen

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Adhar hakim saat memberikan keterangan pers terkait kinerja RSUD NTB
Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Adhar hakim saat memberikan keterangan pers terkait kinerja RSUD NTB

kicknews.today Mataram – Ombudsman RI perwakilan NTB merilis data terkait penilaian terhadap kinerja RSUD NTB Rabu (8/6). Investigasi dan pendataan terhadap kinerja rumah sakit milik pemerintah itu dilakukan berdasar pada ramainya keluhan masyarakat yang diterima Ombudsman tentang kinerja dan pelayanan rumah sakit.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Adhar Hakim mengatakan yang paling memprihatinkan adalah lemahnya sisi pengawasan terhadap para dokter tetap yang berstatus PNS di rumah sakit tersebut. Dari 91 orang dokter tetap, 73 persen diantaranya ditemukan tidak patuh aturan absensi, bahkan ada diantaranya yang sama sekali tidak pernah mengisi daftar hadir elektronik atau manual.

“Dari hasil pemantauan kami dan data yang kami peroleh, setidaknya 73 persen dokter tetap jarang mengisi absen, bahkan ada beberapa yang sama sekali tidak pernah absen.” Ungkap Adhar di kantor Ombudsman RI Perwakilan NTB.

Kondisi ini dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab terasa kurang maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan saat mendatangi poli rawat jalan.

Disebut Adhar sampai ada yang harus menunggu lebih dari 2 jam sebelum ditangani dokter. Masalah lain yang ditemukan dari hasil melakukan pemantauan baik secara terbuka dan tertutup selama 6 bulan terakhir. Lambannya proses registrasi di loket BPJS.

“kondisi ini bisa terjadi akibat rendahnya fungsi pengawasan secara internal, jadi kami akan segera menindak lanjuti kesimpulan kami ini dengan berkoordinasi dengan pucuk pimpinan pemerintah NTB yaitu Gubernur. Kami harap segera ditindaklanjuti agar pelayanan masyarakat bisa optimal.”pungkas Adhar. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat