BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Selama Ramadhan, Rumah Makan Khusus Boleh Buka Dengan Catatan

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram memberikan toleransi kepada pengelola rumah makan tempat khusus seperti di mal dan kompleks permukiman nonmuslim selama bulan Ramadhan bisa tetap melayani pembeli dengan catatan harus tertutup dan tidak melayani makan di tempat.

“Untuk rumah makan siap saji dan sejenisnya yang berada di tempat khusus ditoleransi selama Ramadhan boleh melayani pembeli akan tetapi tidak boleh makan di tempat,” kata Kepala Bidang Penertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/6).

Selain tidak boleh makan di tempat, lanjutnya, mereka juga harus menutup sebagian tempat berjualan sehingga tidak terlihat terbuka secara langsung.

“Catatan itu, sebagai salah satu upaya menghindari terjadinya hal-hal yang tidak dinginginkan, sebab jika mereka melayani pembeli secara terbuka dan makan di tempat, bisa menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat,” katanya.

Toleransi yang diberikan pemerintah kota terhadap rumah makan di tempat khusus, mengingat Kota Mataram merupakan kota dengan penduduk yang heterogen dan menjadi daerah tujuan wisata.

Dengan adanya pengecualian itu para wisatawan yang sedang berada di Kota Mataram bisa dengan mudah mencari tempat untuk makan sesuai ketentuan yang ada.

“Sementara lokasi rumah makan, warung dan sejenisnya harus tetap mengikuti surat edaran yang telah diberikan yakni mulai buka pukul 16.00-04.00 WITA,” katanya.

Dalam surat edaran itu disebutkan juga, rumah makan yang berada ditempat khusus diminta untuk segera mengurus surat rekomendasi dari Satpol PP agar memiliki pegangan bisa melayani pada jam-jam yang sebenarnya tidak diperbolehkan.

“Setelah edaran kami sosialisasikan dan sebar pekan lalu, sampai hari ini memang belum ada dari pihak rumah makan di tempat khusus yang meminta rekomendasi,” katanya.

Sementara untuk pengawasan, lanjut Bayu begitu dia disapa, pihaknya meminta aparat kelurahan dan kecamatan agar lebih proaktif melakukan pengawasan di wilayah masing-masing terhadap berbagai aktivitas masyarakat termasuk pelaksanaan edaran selama bulan puasa.

“Sedangkan kami membantu dengan melakukan patroli, dan siap turun apabila ada pengusaha maupun pedagang yang bandel dan tidak mau mengikuti aturan yang ada,” katanya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Mataram Lalu Alwan Basri menambahkan, sesuai dengan surat edaran puasa yang telah dikeluarkan, maka semua rumah makan tempat khusus harus mengurus rekomendasi atau izin secara tertulis dari Satpol PP.

“Ini memang ketentuan baru yang tahun sebelumnya tidak dicantumkan, sebagai salah satu bentuk pemetaan lokasi yang boleh buka sekaligus sebagai sosialisasi kepada wisatawan dan masyarakat secara umum serta untuk pengawasan,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Transmart Buka di Mataram, Pemkot Akan Kaji Keseimbangan Jumlah Mall

  Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan mengkaji keseimbangan jumlah pusat perbelanjaan ...