BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Diskoperindag Mataram Operasi Pasar Gula Pasir

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

kicknews.today Mataram – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram bersama Perusahaan Perdagangan Indonesia, Rabu (8/6), mulai menggelar kegiatan operasi pasar gula pasir di empat pasar tradisional dengan harga tebus Rp12.500 per kilogram.

“Mulai Rabu (8/6) kami bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan melaksanakan operasi pasar (OP) gula pasir di empat pasar tradisional,” kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan di Mataram, Selasa (7/6).

Empat pasar tradisional yang akan menjadi sasaran OP tersebut adalah Pasar Mandalika, Cakranegara, Pagesangan dan Pasar Kebon Roek.

Dikatakan, kegiatan OP gula pasir ini bertujuan untuk menstabilkan harga gula di pasar yang saat ini tembus hingga Rp16.000 hingga Rp16.500 per kilogram.

“Karena itu OP gula pasir ini akan dilaksanakana kemungkinan hingga Idul Fitri 1437 Hijriah atau bahkan sampai harga gula pasir di pasar stabil,” katanya.

Dikatakan, OP gula pasir akan menyasar para pedagang di empat pasar tersebut dengan harga tebus Rp12.500 per kilogram, dan mereka harus menjual ke konsumen dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.500.

“Harga gula pasir di OP lebih murah karena telah mendapat subsidi dari pemerintah dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menstabilkan harga pasar,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menghindari adanya pedagang yang menjual gula pasir OP melebihi HET, Diskoperindag, PPI dan pedagang sudah membuat perjanjian untuk menjual gula pasir sesuai HET.

Pasalnya, sebelum OP dilaksanakan Diskoperindag telah melakukan pendataan jumlah pedagang gula pasir dan kebutuhannya di empat pasar tersebut.

Selain itu, pedagang juga akan diberikan spanduk khusus bagi para pedagang di pasar yang menjual gula pasir OP sebagai bentuk sosialisasi.

“Dengan demikian, pengawasan juga bisa kita lakukan secara maksimal dan OP gula pasir bisa tepat sasaran,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dikoperindag Kota Mataram Uun Pujianto menambahkan, total stok gula pasir yang disiapkan untuk OP ini sekitar 93 ton.

Rinciannya, kata dia, kebutuhan gula pasir yang akan didistribusikan kepada pedagang di empat pasar secara bertahap itu yakni 9,2 ton di Pasar Mandalika, 2,1 ton di Pasar Kebon Roek, 5,3 ton di Pasar Pagesangan dan 500 kilogram di Pasar Cakranegara.

“OP gula pasir akan berlangsung hingga harga di pasar stabil, karena itu masyarakat jangan panik,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga gula pasir disebabkan belum adanya proses penggilingan dari beberapa daerah penghasil gula pasir, karenanya diyakini harga gula pasir akan stabil setelah daerah penghasil berproduksi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pasar UKM Lombok Utara Mubazir

  Lombok Utara – Ketua Komisi II angkat bicara terkait mencuatnya isu pasar UKM Lombok ...