BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pemprov NTB Kurangi Jam Kerja Selama Ramadhan

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengurangi jam kerja pegawai negeri sipil selama bulan Ramadhan selama 1,5 jam, pagi 30 menit dan sore satu jam.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi di Mataram, Senin (6/6), mengatakan pengurangan jam kerja ini sesuai surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tentang penetapan jam kerja ASN, TNI, Polri selama bulan Ramadhan.

“Jadi ada keringanan, setengah jam dari seharusnya masuk pukul 07.30 Wita, karena puasa menjadi 08.00 Wita dari hari Senin sampai Kamis. Saat pulang kerja pun jadi dipersingkat, dari sebelumnya 16.00 Wita menjadi 15.00 Wita,” katanya.

Sementara untuk hari Jumat, kata Yusron, masuk pukul 08.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita dengan waktu istirahat selama 60 menit. Sedangkan, untuk Imtaq setiap hari Jumat tetap dilaksanakan seperti biasa dengan durasi selama satu jam.

“Adapun bagi SKPD yang melaksanakan enam hari kerja, seperti Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, maka hari Senin hingga Kamis masuk 08.00 Wita sampai 13.00 Wita, pada hari Jumat masuk 08.00 Wita, berakhir pukul 11.00 Wita dan hari Sabtu pukul 08.00 Wita berakhir pukul 12.30 Wita,” jelasnya.

Menurut Yusron, dengan adanya aturan jam masuk dan pulang selama Ramadhan itu, maka jam kerja SKPD yang melaksanakan lima hari kerja dan enam hari kerja menjadi 32.50 jam per minggu.

Karena itu, pihaknya berharap meski dalam keadaan berpuasa dengan adanya aturan tersebut, tidak membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi berkurang.

“Dengan pengurangan jam kerja ini para PNS/ASN tidak terlambat masuk dan mengikuti semua aturan meski sedang berpuasa.Begitu juga terhadap pelayanan tidak terganggu,” tandas Yusron. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Presiden Jokowi Pilih ke NTB di Tiga Tahun Masa Pemerintahannya

  Hari ini, tanggal 20 Oktober 2017 pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden, ...