WAGUB: Disiplin PNS NTB Sangat Memprihatinkan

Wagub NTB, H Muhamad Amin
Wagub NTB, H Muhamad Amin

kicknews.today Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengatakan disiplin pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara (ASN) di daerah ini cukup memperihatinkan.

“Dari hari ke hari harus ada perubahan ke arah perbaikan, sehingga apa yang menjadi harapan rakyat dapat kita wujudkan. Ini pilihan sebagai aparatur negara. ASN yang disiplin jangan terpengaruh pada orang yang kurang disiplin,” kata Wagub Amin saat apel disiplin pegawai lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (28/4).

Menurut Amin, ASN memiliki tanggung jawab terhadap tugas-tugas pokok dan fungsi yang harus dijalankan dengan baik dan benar sesuai dengan tugas yang diberikan oleh pimpinan di masing-masing tingkatan.

Karenanya, ia mengingatkan pimpinan SKPD untuk melakukan pendekatan humanis demi menyadarkan bawahannya.

“Tanamkan kesadaran bahwa negara memberikan fasilitas, seperti gaji kepada kita untuk menjalankan kewajiban sebagai ASN yang disiplin. Pimpinan harus benar-benar menegakkan disiplin dengan baik dan memberikan contoh dan serta teladan kepada bawahannya,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB H Muhammad Nur mengatakan yang paling pokok dalam disiplin adalah sadar akan tanggung jawab dan kewajiban. Perubahan diri tidak dapat dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh Tuhan, jika dia sendiri tidak mau mengubahnya.

Karena itu, kesadaran akan tanggung jawab yang melekat pada diri, wajib dibangkitkan oleh diri sendiri.

“Jadi, kunci utama dalam menerapkan disiplin adalah tanggung jawab dan Keteladanan, saling contoh mencontohkan mulai dari atasan ke bawahan. Dalam hal contoh-mencontohkan jangan ada ketegangan dan ketakutan,” tandas Sekda.

Kasat Pol PP Pemprov NTB Ibnu Salim menyebutkan jumlah aparatur/PNS indisipliner sebanyak 56 orang yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, dan termasuk kategori yang berulang.

Di beberapa SKPD sudah diberikan sanksi berupa teguran lisan dan tulisan serta penundaan kenaikan pangkat. Namun indisipliner masih terjadi, jadi ini akan mendapat hukuman lebih berat sampai dengan penurunan pangkat.

“Dari tim penegakan dan pembinaan pengawasan aparatur lingkup Provinsi NTB yang terdiri atas Inspektorat, BKD dan Satpol PP sudah memberikan sanksi kepada PNS yang indisipliner untuk ditindaklanjuti oleh SKPD masing-masing agar menimbulkan efek jera,” kata dia. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat