Pembangunan Infrastruktur Di NTB Terus Meningkat

Ilustrasi (Sumber: beritadaerah)
Ilustrasi (Sumber: beritadaerah)

kicknews.today Mataram – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nusa Tenggara Barat Wedha Magma Ardhi mengatakan pembangunan infrastruktur di daerah itu dalam beberapa tahun terus menunjukkan peningkatan.

Ia menjelaskan, untuk infrastruktur jalan di provinsi NTB sudah mencapai 147,15 kilometer dengan 18 ruas jalan.

“Untuk jalan nasional, persentase kemantapan jalan nasional mencapai 100 persen. Sedangkan jalan provinsi sudah mencapai 72,37 persen dari target 76,67 persen,” katannya di Mataram, Kamis (28/4).

Namun demikian, menurut dia ada beberapa kendala, tidak tercapainya target kemantapan jalan provinsi itu, antara lain terjadinya penurunan kualitas akibat bencana alam di beberapa ruas jalan yang rawan terjadinya longsor dan genangan air pada daerah-daerah yang kritis.

Akan tetapi, upaya perbaikan kondisi kemantapan jalan tetap dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran. Karena dalam rangka mempertahankan kondisi kemantapan jalan provinsi sebagaimana yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Melalui program percepatan penanganan jalan dengan pola tahun jamak melalui dana APBD Provinsi NTB. maka pada tahun 2013-2015 dilaksanakan program sejenis melalui program provincial road improvement and maintenance (prim), yang bersumber dari hibah pemerintah Australia sebesar 40 persen dan APBD NTB 60 persen.

Selain itu, untuk pemenuhan kebutuhan air baku dan pendukung peningkatan produktivitas pertanian, dilaksanakan kegiatan pembangunan jaringan irigasi, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pada seluruh daerah irigasi (di) yang tersebar se-NTB.

“Tahun 2015 kita dapat merealisasikan pembangunan 7 unit embung/penampung air dari target 8 unit, dengan daya tampung air baku mencapai 1.562,5 m3,” terangnya.

Sedangkan, cakupan pelayanan air bersih di provinsi NTB pada tahun 2015 mencapai 79,41 persen dari target 83,53 persen yang terdiri atas perkotaan mencapai 83,25 persen dari target RPJMD sebesar 85,53 persen.

Sementara, cakupan pelayanan air bersih perdesaan baru mencapai 75,57 persen dari target rpjmd ntb sebesar 76,81 persen. Tidak hanya itu, program keciptakaryaan juga melaksanakan kegiatan strategis lainnya, yaitu pembangunan Islamic Center NTB.

Program ini dilaksanakan sejak tahun 2010 setelah pada tahun sebelumnya dilakukan kajian dan penyusunan “detail engineering design” (ded). Pada tahun 2015 yang merupakan tahap kelima dari enam tahapan pembangunan tersebut telah selesai dikerjakan bangunan utama masjid dan pekerjaan arsitektur/ornament bangunan utama masjid.

“Landscaping dan bangunan blok pendidikan telah selesai dikerjakan pada tahun 2015,” katanya. Budi suyanto. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat