Upaya Transplantasi Trumbu Karang di Gili Sudak Lombok Barat

penenggelaman rangka mobil untuk dijadikan trumbu karang di salah satu sisi perairan gili sudak sekotong lombok barat
penenggelaman rangka mobil untuk dijadikan trumbu karang di salah satu sisi perairan gili sudak sekotong lombok barat

Lombok Barat – Pelestarian lingkungan adalah tujuan paling mendasar dari kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Bumi di perairan Sekotong Lombok Barat (23/4). Kegiatan yang diprakarsai oleh komunitas pemerhati kelestarian ekosistem laut beranggotakan pemuda sekotong ini, memfokuskan peringatan Hari Bumi dengan melaksanakan upaya transplantasi trumbu karang.

Kegiatan yang diawali dengan kumpul dan berbagi pengetahuan serta pengarahan tentang lingkungan di Gili Sudak Kecamatan Sekotong itu, dipuncaki dengan penenggelaman sejumlah rangka kendaraan ke peraiaran dekat lokasi acara. Setidaknya ada 2 unit rangka kendaraan roda dua dan satu unit odong-odong serta satu unit rangka kendaraan roda empat, ditenggelamkan diwilayah perairan Gili Sudak. Yang diharapkan nantinya akan menjadi cikal bakal tumbuhnya trumbu karang di lokasi tersebut.

Ketua komunitas pemerhati kelestarian ekosistem laut sekotong Herianto (ketua pokmaswas sekotong barat), mengatakan kegiatan peringatan Hari Bumi 2016 yang difokuskan di perairan Gili Sudak ini, diharapkan dapat menggugah kesadaran semua pihak untuk tidak memandang remeh menjaga kelestarian ekosistem laut. Selain menjadi suatu hal yang penting, kelestarian ekosistem laut yang terpelihara dengan baik, akan mendatangkan banyak dampak positif. Seperti terpeliharanya biota laut yang memang telah ada di perairan sekitar Sekotong, dan secara tidak langsung juga akan memberi suntikan pesona bagi daya tarik pariwisata ke daerah ini.

“Menjaga kelestarian ekosistem laut itu banyak dampak positifnya. Selain kita ikut menjaga terpeliharanya biota laut kita, juga pastinya akan berdampak pada iklim pariwisata. Karena keindahan bawah laut itu ‘kan termasuk magnet untuk pariwisata juga” Ungkap Heri kepada kicknews yang ditemui usai pelaksanaan acara di Gili Sudak.

Upaya pelestraian ekosistem laut yang terfokus di salah satu gili yang berwajah sangat indah di Lombok Barat ini. Berhasil juga menarik perhatian banyak pihak untuk ikut melibatkan diri. Diantaranya adalah Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTB dan jajaran anggota Polres Lombok Barat. Tidak tanggung tanggung, selain menerjunkan puluhan personil masing masing. Dit Polair Polda NTB juga tampak mengerahkan sejumlah kendaraan air yang dimilikinya untuk membantu proses transplantasi trumbu karang. Terlihat 2 unit Kapal Cepat Polri dan 2 unit Jetski Amphibi diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu proses penenggelaman kerangka mobil ke dasar laut.

jetski amphibi dit polair polda ntb yang ikut membantu pelaksanaan transplantasi karang
jetski amphibi dit polair polda ntb yang ikut membantu pelaksanaan transplantasi karang

Dir Polair Polda NTB Kombes Pol. Gatot Wahyudi melalui Kasat Rolda Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan, kegiatan jenis ini memang telah menjadi atensi Polri khususnya Dit Polair Polda NTB, sebagai bentuk dukungan untuk kegiatan positif yang dilaksanakan oleh masyarakat.

“Semua bentuk kegiatan positif masyarakat, terutama yang berkaitan dengan daerah perairan yang termasuk dalam wilayah hukum Polda NTB, pasti kami dukung. Karena kami melihat dampak jangka panjangnya, ekosistem laut yang terpelihara dengan baik pasti akan memberikan banyak dampak positif juga untuk masyarakat sendiri” Papar Dewa Wijaya kepada kicknews di lokasi acara.

Dewa menjelaskan lebih lanjut bahwa hasil laut dari terjaganya ekosistem, akan langsung bisa dirasakan oleh masyarakat banyak, terutama yang bermukim di daerah pesisir. Seperti hasil tangkapan ikan dan sejenisnya. Selain itu dampak lain yang berkaitan dengan kepariwisataan juga secara berkepanjangan akan memberi kesejahtraan kepada warga.

“Dengan terpeliharanya ekosistem pesisir dan laut ini akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat. Kalau masyarakatnya sejahtera, pemeliharaan kamtibmas juga akan lebih baik lagi”. Tambah Dewa usai pelaksanaan seluruh rangkaian peringatan Hari Bumi 2016 di Gili Sudak Sekotong Lombok Barat. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat