Saat “Semprotan” Water Canon Polres Bima, Atasi “Dahaga” Warga Soromandi

suasana pembagian air bersih oleh anggota polres bima kabupaten
suasana pembagian air bersih oleh anggota polres bima kabupaten

Bima – Air adalah benda paling berharga selain emas bagi desa ini. Sebab bagi mereka, tidak situasi yang berbeda saat musim hujan apalagi musim kemarau, mereka tetap merasakan dahaga akibat krisis air. Satu satunya tumpuan adalah bak air penampung setiap ‘tetes’ air dari pegunungan. Air yang terkumpul seharian, keluar seadanya, kemudian dikerubungi antrian jeriken dan ember. Itulah potret keseharian warga Dusun Ndano Ndere, Desa Bajo, Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Keseharian yang tak berkesudahan dari minggu ke minggu, bahkan sudah masuk hitungan dekade.

Jumat (22/4) itu, Pukul 11.40 Wita, warga mendapati suasana berbeda. Wajah mereka sumringah didatangi sepasukan Satuan Sabhara Polres Bima Kabupaten. Personel itu tidak datang untuk petantang petenteng. Mereka membawa harapan untuk masalah kekeringan hari itu. Bersama mereka, disertakan mobil Water Canon yang selama ini biasa dipakai menghalau massa saat kerusuhan. Kali ini didatangkan untuk sebuah misi sosial.

“Kami terpanggil untuk membantu masyarakat Ndano Ndere, karena mereka selama ini mengalami krisis air,” kata Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Sabhara Polres Bima Kabupaten, Aiptu Zulkifli kepada kicknews.today, Minggu (24/4).

Seperti kedatangan bala bantuan ditengah bencana, warga pun berbodong – bondong bejibun di sekitar Mobil Armored Water Canon (AWC), demi mendapatkan air untuk mengisi kendi di dapur demi kebutuhan memasak, mengisi ceret untuk kebutuhan minum. Warga tak sempat berpikir air untuk kebutuhan lain seperti mandi cuci dan lainnya.

Personel Sat Sabhara juga dibantu oleh Anggota Polsek Donggo, serta personil Subsektor Soromandi. Ada 6500 liter air yang didroping pagi itu.

Personel kemudian berbaur dengan warga melaksanakan sholat Jumat di Mesjid setempat. Aksi sosial itu kemudian berlanjut ba’da Jum’at. Tim Sabhara kemudian menyisir bak bak penampungan air lainnya, tidak hanya di Dusun Ndano Ndere, personel memacu kendaraannnya menanjak menuju Desa Doridungga Kecamatan Donggo.

“Kami mengisi bak bak penampungan air yang kosong,” tutur KBO.

Aksi sosial itu disambut baik warga Ndano Ndere maupun Doridungga Donggo.

“Mereka merasa senang dan mengucapkan terima kasi dengan adanya pembagian air bersih itu. Bahkan warga berharap agar droping air bersih itu bisa dilaksanakan secara rutin,” kata Zulkifli mengutip pengakuan warga.

Giat pembagian air bersih itu pun berakhir pukul 13.50 wita. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat