Polda NTB Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Parsel Hingga Miliaran

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan bingkisan lebaran atau parsel di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tahun 2014 tetap dilanjutkan.

“Proses penyidikannya tetap lanjut, pekan depan kita akan maraton melakukan pemeriksaan terhadap para penerima, sisa 106 instansi yang belum,” kata Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Andy Hermawan di Mataram, Rabu (20/4).

Diketahui, pengadaan parsel di lingkup Pemda Kabupaten Lombok Timur ini menelan anggaran sebesar Rp15,1 miliar, yang pendanaannya bersumber dari APBD daerah di tahun 2014.

Penyalurannya dilakukan dalam dua tahapan. Pertama, pemda setempat menyalurkan parsel sebanyak 50.000 paket dengan nilai anggaran mencapai Rp12,4 miliar. Kemudian pada tahap kedua, pengadaan parsel sejumlah 13.500 dengan nilai anggaran mencapai Rp2,7 miliar.

Dikabarkan, dalam penyaluran parsel tersebut tidak seutuhnya disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu, melainkan ada juga pihak pegawai negeri yang menerima. Sehingga hal itu dilaporkan telah terjadi penyimpangan karena tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana (juklak) maupun petunjuk teknis (juknis).

Sehubungan hal itu, usai menuntaskan pemeriksaan 106 instansi pemda setempat, tim penyidik kepolisian berencana akan langsung melakukan gelar perkara dengan menetapkan tersangka dan alat buktinya.

“Sembari menunggu hasil audit investigasi BPKP Perwakilan NTB, proses penyidikan akan tetap berlanjut, jika seluruh pemeriksaan sudah selesai, kita akan gelar perkara. Hasil BPKP nantinya bisa menyusul,” ucap Andy. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat