in

Pemkot Mataram Siapkan Perda Hak Penyandang Disabilitas

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan sebuah peraturan daerah yang akan memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui sebuah peraturan daerah agar Mataram lebih humanistis.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu, mengatakan, rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabiitas yang merupakan hak inisitif DPRD sebagai komitmen bersama dalam memberikan perhatian kepada kelompok disabilitas.

“Karena itu, kami sangat berharap agar perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat terakomodir dengan baik,” katanya.

Hal itu disampaikan wakil wali kota di sela menyampaikan tanggapan eksekutif terhadap tujuh usulan (Ranperda) hak inisiatif DPRD Kota Mataram dalam sidang paripurna DPRD.

Dari tujuh ranperda yang dibahas itu salah satunya adalah Ranperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabiitas, agar pengaturan terhadap kawasan ramah penyandang disabilitas semakin diperkuat.

Ia mengatakan, dengan akan adanya ranperda ini tidak ada lagi kaum yang merasa termarjinalkan di Kota Mataram.

Sementara, pemerintah kota akan berupaya melakukan berbagai penataan ruang publik yang dinilai belum memenuhi persyaratan-persyaratan yang menjadi kebutuhan mereka (disabilitas-red).

Dikatakan, penyandang disabilitas selama ini menjadi kaum yang kurang diperhatikan dalam pembangunan kota.

Pembangunan sarana dan prasarana kota harus menunjang kebutuhan khusus mereka, seperti jalur khusus di trotoar, penyediaan jalur untuk kursi roda pada anak tangga, pusat perbelanjaan dan rekreasi yang ramah terhadap kaum difabel, dan lain-lain.

“Saat ini kita sedang coba membuat halte untuk penyandang disabilitas, selanjutnya berbagai ruang publik seperti ruang terbuka hijau akan kita lengkapi dengan fasilitas bagi mereka begitu juga dengan trotoar,” katanya.

Tujuannya, lanjut Mohan, agar Mataram semakin humanistis dan berbagai fasilitas publik dapat dinikmati semua kelompok masyarakat. Budi Suyanto (ant)