Sayembara…!!! Temukan Direktur RSUP NTB Diganjar Rp 200 Juta

Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra.Tribudi Pangastuti menunjukkan foto dan ciri ciri Dokter Mawardi yang hilang.
Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra.Tribudi Pangastuti menunjukkan foto dan ciri ciri Dokter Mawardi yang hilang.

Mataram – Hampir satu bulan Dr.Mawardi Hamri, M.M.PPM, tak ditemukan sejak dinyatakan hilang, Tanggal 23 Maret 2016 lalu. Pihak keluarga dibantu kepolisian mengumumkan sayembara. Bagi yang menemukan Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB ini akan diberi hadiah uang tunai Rp 200 Juta.

“Yang menemukan Dokter Mawardi dalam keadaan apapun, akan diberikan reward Rp 200 juta. Ini uang dijanjikan pihak keluarga,” demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, AKBP Anom Wibowo dalam jumpa pers Selasa (19/4) pagi, didampingi Kepala Bidang Humas AKBP Dra. Tri Budi Pangastuti,MM.

Hadiah ini dinaikkan dari yang dijanjikan sebelumnya hanya berupa motor matic. “Keluarga menaikkan hadiahnya,” sambung Anom.

Upaya menemukan pejabat kelahiran Lombok Timur ini diakui Anom sudah maksimal ke seluruh NTB sampai ke pelosok pelosok pemukiman. Berbagai cara ditempuh, melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Denpasar Bali, sampai mengundang tim Lie Detector dari Mabes Polri. Tapi diakui belum menunjukkan ke titik terang dimana yang bersangkutan berada.

Kerjasama dengan pihak Imigrasi juga sudah dilakukan, untuk memastikan yang bersangkutan pernah keluar atau tidak dari NTB melalui bandara atau pun pelabuhan. Tapi tidak ada petunjuk signifikan. Sehingga salah satu jalannya adalah mengajak semua masyarakat membantu melakukan pencarian, tentu saja bagi yang menemukan diberikan imbalan, yakni uang Rp 200 Juta sebagaimana dijanjikan keluarga.

Informasi itu disebar melalui famplet yang menjelaskan identitas dan ciri ciri Dokter Mawardi, dilengkapi 3 foto close up. Disertai juga contact person atasnama Andreas 081936757999. Informasi ini juga diharapkan disebar secara luas termasuk oleh media.

“Mudah mudahan bantuan penyebar luasan informasi oleh teman teman media dapat membantu pencarian,” tutup Anom Wibowo. (bh).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat