Suarakan Anti Narkoba Dari Puncak Rinjani

Tim Astapala membentangkan spanduk kampanye anti narkoba di Gunung Rinjani
Tim Astapala membentangkan spanduk kampanye anti narkoba di Gunung Rinjani

kicknews.today Mataram – Badan Narkotika Nasional (BNN) semakin banyak punya “kawan” yang terlibat dan secara sukarela kampanye anti narkoba. Bukan hanya di jalan jalan, di gedung, ruang kelas dan kuliah, ada sekelompok mahasiswa menunjukkan kepeduliannya dengan kampanye anti narkoba.

Mereka adalah Astapala atau singkatan dari Pecinta Alam SMAN 8 Mataram. Mereka membentangkan spanduk dan stiker “Stop Narkoba” di puncak Rinjani. Dibawah komando Fahrul Ramadhan, trekking diawali Minggu (10/4) lalu.

Seperti pendaki umumnya, mereka memang punya tujuan untuk mencapai puncak dan menikmati kemegahan ciptaan Tuhan di ketinggian 3.726 m dpl. Tapi sebelum berangkat, dibenak mereka sempat terpikirkan untuk kampanye anti narkoba, karena memang beberapa kali kegiatan dilibatkan BNN untuk kampanye yang sama.

“Idenya spontan. Sebelum trekking, malamnya bertemu Humas BNN, kita diskusi soal ide kampanye (anti narkoba) di puncak rinjani,” kata Fahrul.

Ide itu disambut antusias pihak BNN dan menyiapkan bahan yang diperlukan, termasuk spanduk. “Kami berangkat dari Mataram sekitar jam 07.30 Wita, bersama delapan anggota tim,” sebut Fahrul.

Kampanye anti narkoba pun dimulai. Ketika registrasi mereka sudah mulai menempelkan stiker BNN. Lanjut ke pos 2 pelawangan, stiker juga ditempel lagi. Pun ketika sampai di danau, mereka melakukan hal sama. Dalam beberapa pose dengan background danau, terlihat mereka memegang stiker dan spanduk “Stop Narkoba”.

Ditambahkan Fahrul, kampanye di puncak tertinggi itu sebagai bagian dari partisipasi timnya untuk perduli bahaya narkoba, untuk generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa.

“Kami ingin kampanye agar menjalankan hoby dan kreatifitas itu tanpa narkoba,” ajaknya.

Penekanan khusus kepada mahasiswa pecinta alam lainnya, jangan sampai merusak cita pecinta alam hanya karena menjadi pengguna atau pecandu narkotika. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat