Timsus Kodim Gerebek Pembalakan Liar di Hutan Santong Lombok Utara

Barang bukti kayu hasil pembalakan liar ditemukan dalam operasi di hutan Teja Dusun Waker Desa Santong Kecamatan Kayangan, Lombok Timur.
Barang bukti kayu hasil pembalakan liar ditemukan dalam operasi di hutan Teja Dusun Waker Desa Santong Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.

kicknews.today Mataram – Tim Khusus (Timsus) yang dibentuk Komandan Korem 162/WB Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede kembali membuahkan hasil. Minggu (17/4) dinihari, tim itu menggerebek pembalakan liar di hutan Teja Dusun Waker Desa Santong Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Operasi melibatkan personel dari Kelompok Pengamanan Hutan (KPH) Rinjani itu diawali sekitar Pukul 23.30 Wita. Tim Sus Kodim 1606/Lombok Barat beserta petugas KPH Rinjani berangkat dari Mataram menuju Desa Santong Kecamatan Kayangan, KLU. Jelang dinihari Tim berangkat menuju Hutan Teja Dusun Waker Desa Santong.

Sekitar Pukul 01.30 Wita setelah tiba di Hutan Teja, sebagaimana perkiraan awal, tim menemukan aktivitas pembalakan liar di desa tersebut.

“Begitu menemukan kegiatan pembalakan liar, langsung dilakukan penyergapan,” kata Danrem kepada kicknews.today, Minggu.

Hanya saja, saat penggerebekan para pelaku melarikan diri dan meninggalkan barang bukti sepeda motor beserta kayu siap angkut. Sebenarnya sudah ada upaya Tim beserta petugas KPH melakukan pengejaran, namun para pelaku tetap melarikan diri kedalam hutan. “Upaya penangkapan gagal,” ungkap Danrem.

Namun demikian sejumlah barang bukti diamankan, diantaranya, papan kayu Raju Mas sebanyak 17 biji ukuran lebar 25 Cm panjang 3 meter. Papan kayu Raju Mas sebanyak 4 biji ukuran 20 Cm panjang 3 meter, bahan kayu Sipit ukuran panjang 4 meter sebanyak 9 batang. Juga 5 buah sepeda motor antara lain 2 Honda Revo, 2 Supra Fit dan 1 suzuki Shogun yang kemudian penanganan kasusnya diserahkan ke Polres Lombok Barat untuk penyidikan lebih lanjut.

Akhirnya sekitar Pukul 02.10 Wita barang bukti sepeda motor beserta kayu dibawa turun kebawah oleh petugas KPH.

Tidak hanya itu, diamankan juga barang bukti Pembangkit Listrik Tenaga Hydro. Operasi berakhir sekitar Pukul 03.40 Wita.

Menurut Danrem, lokasi itu memang lama diintai karena sering terjadi pembalakan liar. Dengan operasi itu diharapkan bisa memberikan efek jera pelaku lainnya. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat