Malam Nyerput Kopi, Pagi Hari Seorang Mahasiswa Bima Ditemukan Meninggal

kondisi korban yang ditemukan meninggal di kamar kosnya, Minggu pagi.
kondisi korban yang ditemukan meninggal di kamar kosnya, Minggu pagi.

kicknews.today Bima – Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima ditemukan terbujur kaku di kamar kosnya di RT 03 RW 02 Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Minggu (17/4), sekitar pukul 07.00 wita. Korban diketahui bernama Wadial Mutasi (23 th), asal Desa Lasi Kec Kilo Kabupaten Dompu. Rekan rekan korban tidak ada yang menyangka karena almarhum “pergi” secara mendadak.

Awalnya sekitar pukul 21.00 Wita korban bersama tiga temannya, Ajrin, M. Farhan dan Jamaludin duduk minum kopi di sebuah warung di Pantai Amahami Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat. Melengkapi kongkow malam itu, korban bersama temanya memesan kopi sachet dan mie instan.

“Beberapa saat kemudian korban pingsan sekitar dua menit dan kembali sadarkan diri,” kata Kapolres Bima Kota, AKBP Ahmad Nurman Ismail, S.Ik kepada kicknews.today.

Akibat kejadian itu, sekitar pukul 21.30 wita korban diantar pulang oleh temannya ke tempat kos. Setelah sampai korban masih sempat bicara dan mengatakan ingin makan karena lapar. Ajrin, rekan korban kemudian menyuruh Nouris untuk membeli nasi bungkus. Tidak ada firasat apapun malam itu. Setalah makan sekitar pukul 22.00 wita Ajrin meminta korban untuk istirahat. Sekitar pukul 02.00 wita tiga rekan korban, Amirudin , Mursalim bersama Nouris datang lagi ke kamar kos itu.

“Korban terlihat dalam keadaan tidur. Selanjutnya mereka (rekan rekan korban) langsung tidur di sebelah korban,” sambung Kapolres, mengutip keterangan dari para saksi.

Lantas, pada Minggu sekitar 07.00 Wita, Amirudin berniat membangunkan korban. Namun alangkah terkejutnya saksi, korban sudah dalam keadaan terbujur kaku dan dipastikan sudah meninggal. Saksi pun meberitahukan warga sekitar, kemudian Pukul 11.11 Wita ambulance datang ke TKP untuk membawa jenazah menuju RSUD Bima.

“Jenazah divisum untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal,” kata Kapolres.

Hasil visum ini akan segera diserahkan ke pihak keluarga. Selain menunggu hasil visum, pihaknya sedang menyelidiki penyebab kematian mahasiswa ini. (bh)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat