Gempa Porak Porandakan Ekuador, Belum ada Laporan Korban WNI

ilustrasi gempa ecuador
ilustrasi gempa ecuador

kicknews.today – Gempa berkekuatan 7.4 Skala Richter (SR) mengguncang Ekuador, Amerika Selatan, dinihari waktu setempat. Korban tewas terdata terus bertambah menjadi 77 orang. Sejauh ini laporan dari Kementerian Luar Negeri, belum ada korban dari Warga Negara Indonesia (WNI).

“Pemerintah dan Rakyat Indonesia menyampaikan simpati dan belasungkawa terhadap Pemerintah dan Rakyat Ekuador, khususnya korban dan keluarga korban, atas terjadinya gempa berkekuatan 7.4 SR di pantai tengah Ekuador dengan pusat gempa berjarak 173 kilometer dari ibukota Ekuador, Quito pada tanggal 16 April 2016,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI sebagaimana disampaikan juru bicara Lalu Muhammad Iqbal, Minggu (17/4), yang diterima redaksi kicknews.today.

Akibat gempa tersebut, hingga saat ini setidaknya 77 orang meninggal dunia dan beberapa gedung serta jembatan dilaporkan runtuh di kota Manta dan Guayaquil. Pemerintah setempat telah menyatakan keadaan darurat nasional dan mengeluarkan peringatan tsunami. Evakuasi di daerah pesisir pantai Ekuador terus dilakukan.

“Dari hasil koordinasi di dapat informasi bahwa sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban gempa dan masyarakat Indonesia dilaporkan dalam keadaan baik,” kata Lalu Muhammad Iqbal.

Dari data KBRI Quito, sebutnya, jumlah WNI yang berada di Ekuador berjumlah sekitar 45 orang dan sebagian besar tinggal di daerah pegunungan. Dua orang WNI pelaut terdata tinggal di daerah Manta, dekat lokasi gempa. KBRI Quito terus mamantau keadaan para WNI dan menghimbau para WNI untuk tetap waspada dan menghindari berpergian ke daerah pesisir pantai Ekuador. “KBRI Quito akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta jaringan masyarakat Indonesia di Ekuador untuk memonitor perkembangan situasi pasca gempa,” pungkasnya. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat