Laporan Kasus Pencemaran Nama Baik Meningkat Tajam

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Laporan penanganan kasus pencemaran nama baik maupun penghinaan melalui media elektronik dan media sosial yang ditangani tim “cyber crime” Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat meningkat.

“Peningkatakannya cukup signifikan, jika kita lihat perbandingan triwulan pertama di tahun 2016 dengan tahun sebelumnya,” kata Kasubdit II “Cyber Crime” Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie di Mataram, Kamis (14/4).

Terkait hal itu, Darsono meski tidak menyebut jumlah kasusnya, mengimbau masyarakat khususnya para pengguna media elektronik maupun media sosial untuk lebih bijaksana dalam menggunakannya.

“Sebenarnya di era modernisasi saat ini, media elektronik dan media sosial ditujukan sebagai wadah silaturahim terbarukan. Jadi para penggunanya harus lebih bijak, bukan malah disalahgunakan,” ujarnya.

Menurut dia, jika disalahgunakan, lanjutnya, para pengguna dapat dikenakan sanksi pelanggaran hukum, sesuai yang disebutkan dalam Undang-Undang RI Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Dalam aturan perundang-undangan sudah disebutkan sanksinya, artinya jika disalahgunakan ada hukumannya,” ucap Darsono. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat