Gara Gara Percaya Dukun, Seorang Petani Nyaris Tebar Santet

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Lobar – Gara gara percaya dukun, seorang warga nyaris jadi sasaran amuk massa. Warga diketahui Amaq Kamil itu, berhasil diselamatkan aparat dari Polsek Kediri, Rabu (13/4). Berawal dari pengaduan dari Munirah dan Abdul Rohim didampingi Kepala Dusun Kerangkeng Timur, Kecamatan Kediri Lombok Barat Abdul Khalid ke Mapolsek setempat.

Menurut keterangan Munirah, sekitar Bulan Januari 2016 lalu ada kehilangan satu hand tractor milik Amaq Kamil, 60 tahun, asal Dusun Kerangkeng Barat. Akibat kehilangan hand tractor itu, Amaq Kamil yang bekerja sebagai pekasih Desa Banyumulek, kemudian mencari dukun di Ampenan Kota Mataram. Setelah bertemu seorang dukun di sana, Amaq Kamil menceritakan kronologis kejadianya terkait kehilangan alat pertaniannya.

Namanya dukun, dari konsultasi Amaq Kamil itu dijadikan dasar untuk membuat asumsi para pelaku dengan cirri cirri tertentu. Oleh dukun disebut lah nama dan cirri pelaku, seperti AH,alamat Kerangkeng Timur, Abd alamat Kerangkeng Barat, Mun alamat Kerangkeng Barat.

“Amaq Kamil justru mengamini tiga nama dan cirri cirri sebagaimana disebutkan dukun itu,” demikian terang Kapolsek Kediri AKP Nuraini kepada kicknews.today Rabu malam.

Atas informasi dari dukun itu, Amaq Kamil pulang dan merencanakan dengan temannya Ahmad dan Kamiludin untuk membunuh ketiga tersebut melalui santet. Lantas Ahmad dan Kamildun meletakkan sebuah benda di rumah Herman, mertua dari Abd selaku tertuduh. Nyaris terjadi kericuhan antar warga gara gara tuduhan dan berujung rencana santet itu. Kapolsek pun turun tangan dan berusaha memberikan pemahaman kepada yang tertuduh dan Kadus untuk menahan emosi. Sebab masalah itu sudah ditangani oleh pihaknya.

“Sedangkan Amaq Kamil kami amankan di Polsek berdasarkan permohonan Kadus, untuk menghindari main hakim sendiri oleh pihak tertuduh dan keluarganya,” kata Kapolsek.

Rupanya kasus santet dan tuduhan ke tiga warga itu cepat menyebar, sehingga nyaris memprovokasi dua kubu warga, karena cerita itu menyebar dari mulut ke kemulut.

“Saat ini Babinkamtibmas Banyumulek sedang mencari saksi Ahmad agar dihadirkan ke Polsek untuk dimintai keterangan,” kata Kapolsek.

Hingga berita ini diketik, situasi menurut Kapolsek masih kondusif. Namun demikian Kapolsek tetap memantau perkembangan situasi. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat