Diskoperindag Segera Tertibkan PKL Jalan Lingkar Selatan

Diskoperindag Kota Mataram
Diskoperindag Kota Mataram

kicknews.today Mataram – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera menertibakan pedagang kaki lima di Jalan Lingkar Selatan untuk mengantisipasi agar PKL di kawasan itu tidak menjamur.

“Penertiban ini kami lakukan agar keberadaan PKL ini tidak semakin menjamur, sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah baru ketika jumlahnya sudah banyak,” kata Kepala Diskoperindag Kota Mataram Wartan di Mataram, Kamis (14/4).

Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi keberadaan belasan PKL di Jalan Lingkar Selatan, yang kini mulai menjajakan hasil pertaniannya di atas trotoar dengan alat seadanya.

Pedagang yang rata-rata merupakan petani di kawasan itu, setiap pagi menjual berbagai hasil pertanian seperti mentimun, tomat, cabai, kacang panjang, kangkung dan lainnya.

Wartan mengatakan, apa yang dilakukan petani tersebut adalah sebuah kreativitas dengan melihat peluang karena jalur itu merupakan jalur utama menuju pusat perkantoran.

Jadi, katanya, mereka menangkap peluang akan kebutuhan masyarakat yang melintasi jalan tersebut dengan menawarkan berbagai komuditas pertanian yang segar.

“Ini bagus, tetapi salahnya mereka menggunakan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki dan berjualan di jalur utama, sehingga ini bisa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.

Terkait dengan itu, dalam waktu dekat ini pihaknya segera berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait agar keberadaan mereka bisa difasilitasi dan tidak menyalahi aturan.

Selain PKL di Jalan Lingkar Selatan, Diskoperindag juga segera melakukan penataan terhadap puluhan PKL di Jalan Tambora atau samping Universitas Mataram (Unram), agar bisa terihat bersih, rapi, dan nyaman.

Menurutnya, penataan PKL Jalan Tambora ini akan menggunakan dana yang bersumber dari CSR (corporate social responsibility) yang dihimpun dari pihak Perbankan dan BUMN/BUMD di kota ini.

“Dana itu akan dikelola oleh Koperasi Syariah PKL Jalan Tambora,” katanya.

Penataan yang akan melibatkan sejumlah 64 PKL di Jalan Tambora ini nantinya akan dijadikan sebagai salah satu model penataan PKL seperti yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram kepada PKL Jalan Peresean atau depan bekas RSUP NTB.

“Sedangkan terkait penataan PKL di samping Kantor Imigrasi masih menunggu persetujuan pemerintah provinsi terkait pinjam pakai relokasi,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat