Demam Berdarah, Jangan Cuma Salahkan Pemerintah Saja

Camat Ampenan Ki Agus M. Idrus
Camat Ampenan Ki Agus M. Idrus

kicknews.today Mataram – Permasalahan demam berdarah yang setiap tahun selalu mewabah, harus menjadi perhatian semua pihak. Bukan hanya pemerintah saja yang dinilai harus bertanggung jawab. Namun semua unsur terutama masyarakat juga harus ambil bagian untuk terjun langsung sesuai kapasitasnya masing-masing untuk menangani kondisi ini.

Camat Ampenan Ki Agus M. Idrus mengatakan seharusnya semua pihak ikut terlibat dan turun tangan langsung menangani kondisi ini. Bukan hanya mengandalkan pemerintah, karena situasi ini juga terjadi akibat pola hidup bersih yang mestinya menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Masyarakatnya juga harus sadar. Jangan ketika ada kasus pemerintah aja yang salah. Susah kita kalau begitu.” Ungkap Camat Ampenan kepada kicknews yang ditemu dikantornya (14/4).

Untuk wilayah kecamatan Ampenan kasus DBD tercatat berjumlah 47 kasus. Tidak semua wilayah terdata ada kasus demam berdarah. 3 kelurahan terdata bebas dari demem berdarah. Dan yang terbanyak adalah Kelurahan Taman Sari dengan jumlah 7 kasus DB.

Sementara data dari Dinas Kesehatan Kota Mataram Mencatat sejak Januari hingga awal April ini terdata 412 kasus suspect demam berdarah yang ditangani tenaga kesehatan di seluruh Mataram. 248 diantaranya tengah ditangani secara intensif dirumah sakit, 5 kasus dilaporkan telah memakan korban jiwa.

Melihat kondisi ini dinas sudah mengambil tindakan dengan melakukan Fogging di semua lingkungan yang terdata ada kasus DB. Terdapat 4 tim yang diterjunkan Dinas untuk melakukan fogging 2 kali sehari.

“Kita sudah bentuk 4 tim untuk lakukan fogging 2 kali sehari. Pagi sore, kecuali kalau hujan tidak boleh fogging. Besok jumat (15/4) semua akan lakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) secara serentak melibatkan masyarakat juga di lingkunganya masing-masing” Ungkap Kadis Kesehatan Kota Mataram dr. Usman Hadi.

Usman juga mengingatkan tempat-tempat yang paling sering menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk, adalah penampungan-penampungan air bersih. Seperti penampungan buangan air lemari pendingin (kulkas), penampungan air mandi, tepat minum burung dan sejenisnya. Masyarakat diminta rutin melakukan pembersihan di tempat penampungan itu. Sebagai bentuk tindakan antisipasi untuk mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk pembawa penyakit demam berdarah.*(zee)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat