Wagub NTB Tempuh Jalur Hukum Hadapi Golkar

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin

kicknews.today Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengaku akan menempuh jalur hukum untuk menggugat pemberhentian dirinya dari keanggotaan Partai Golkar.

“Saya akan selesai masalah ini melalui jalur hukum dan partai,” kata Muhammad Amin di Mataram, Rabu (13/4).

Menurut Amin, pemberhentian dirinya dari keanggotaan Partai Golkar merupakan petaka dan tindakan sewenang-wenang yang tidak boleh dibiarkan beitu saja. Sebab, Golkar memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang menjadi kiblat dalam mengambil setiap keputusan.

“Yang terjadi saat ini malah sebaliknya, AD/ART telah diinjak-injak oleh kerakusan oknum-oknum tertentu pada sebuah kekuasaan. Kalau ini dibiarkan, saya kasian dengan kader-kader Golkar yang lain. Nanti dengan mudahnya mereka akan dipecat meskipun tidak melanggar aturan partai,” jelas Amin.

Ia menjelaskan, jika berbicara aturan main, seorang kader tidak bisa diberhentikan begitu saja tanpa ada alasan yang jelas. Meskipun telah melakukan kesalahan, seharusnya didahului oleh surat teguran sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk pemberhentian, kader tersebut haruslah dipanggil dan diberikan ruang pembelaan diri.

Terlebih lagi, dirinya mengaku tidak pernah melakukan kesalahan apapun terhadap partai. Apalagi melanggar AD/ART partai atau merusak nama baik pohon beringin yang telah membesarkan namanya.

“Salah saya apa, sehingga diberhentikan. Jelas ini sudah keterlaluan. Saya tidak bisa terima kalau seperti ini. Ingat Golkar itu partai besar yang aturan mainnya jelas,” katanya.

Amin menyayangkan keputusan tersebut karena di saat DPP sedang melakukan rekonsiliasi untuk munas, sebaliknya DPD Golkar NTB berulah mengatasnamakan partai melakukan hal yang tidak sesuai dengan aturan. Padahal, apa yang telah dilakukan itu menghancurkan sendi-sendi kehidupan berpartai.

“Ini bukan hanya merusak karir, tetapi juga menghancurkan nama baik saya. Karena itu, masalah ini akan segera saya selesaikan secara hukum dan partai,” tegas Amin.

Lebih lanjut, Amin menegaskan, telah menunjuk pengacara untuk membawa kasus pemberhentian dirinya ke pengadilan. Bahkan, dalam gugatannya nanti, Amin akan menyeret Ketua DPD Golkar H Moh Suhaili FT ke pengadilan, karena dinilai telah melawan hukum dalam mengambil keputusan.

Selain itu, ia juga akan melakukan pembelaan ke DPP melalui majelis kehormatan partai. Hal ini akan dilakukan bersama Ketua DPRD NTB H Umar Said yang juga diberhentikan dari keanggota Partai Golkar secara sepihak.

Di samping itu dia juga akan menuntut uang ganti rugi di pengadilan kepada Ketua DPD Golkar NTB H Moh Suhaili FT, karena apa yang dilakukan H Suhaili FT telah membuatnya merasa tidak nyaman, tercederai dan nama baiknya rusak.

“Ini akan menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa menzalimi orang itu tidak baik. Saya tegaskan akan melawan dan memberikan kepada mereka pelajaran tata cara berpartai yang baik. Jadi, jangan main-main dengan aturan,” kata Amin. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat