in

Pemkot Mataram Ajak Masyarakat Lestarikan Gotong Royong

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menjak masyarakat melestarikan budaya gotong yang menjadi kearifan bangsa Indonesia.

“Kami meminta masyarakat turut berperan serta aktif dalam proses pembangunan yang bisa dilakukan dengan pola gotong royong,” katanya pada pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kota Mataram di Lingkungan Gontoran Barat, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota menekankan arti pentingnya kebersamaan, sebab proses pembangunan di Kota Mataram tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat.

Pola gotong royong terbukti telah berhasil mewujudkan sebagian besar harapan-harapan masyarakat yang terkait dengan hajat hidup.

Ia mengatakan permasalahan yang kerap terjadi di perkotaan seperti pemukiman kumuh, sistem sanitasi yang kurang baik, tata kelola lingkungan yang belum standar dan sejumlah persoalan mendasar lainnya dapat diselesaikan dengan pola gotong royong.

“Dengan ruang fiskal yang terbatas, pemerintah tentu memiliki skala prioritas dalam menyelesaikan setiap permasalahan perkotaan,” sebutnya.

Namun dengan pola kebersamaan, proses penyelesaian masalah tidak lagi terbentur anggaran dan permasalahan tersebut dapat dituntaskan dengan cepat.

Pola gotong royong ini lanjut, Mohan, harus dicontoh oleh generasi muda, karena peran generasi muda sangat dibutuhkan pemerintah demi keberlanjutan Kota Mataram ke depan yang jauh lebih baik.

Mohan berpesan agar generasi muda juga tidak mudah terlena dengan perubahan zaman yang demikian pesat dengan hadirnya teknologi informasi.

“Budaya gotong royong harus terus kita lestarikan hingga anak cucu kita,” katanya wakil wali kota mengingatkan.

Dalam Pencangan BBGRM tingkat Kota Mataram, Wakil Wali Kota juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa bantuan beras bagi Lansia se-Kota Mataram dan penyerahan bantuan modal usaha bagi kelompok masyarakat.

Selain itu, penyerahan bantuan perkakas perbengkelan, penyerahan bantuan seribu bibit bunga, penyerahan bantuan program kolaborasi penanganan kawasan kumuh perkotaan (P2KKP) di delapan Kelurahan, serta penyerahan insentif kader posyandu di Kelurahan Bertais.

Di samping menyerahkan bantuan, wawali didampingi Pimpinan DPRD Kota Mataram H Muhtar dan I Wayan Sugiartha juga melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi rumah tidak layak huni di Lingkungan Gontoran Barat, Kelurahan Bertais. (ant)