Dua Hari, Lima Truk, Ratusan Kubik Kayu, Dicegat TNI di Jembatan Timbang Pelabuhan Lembar

Anggota Kodim 1606/Lobar saat mengamankan truk kayu di Jembatan Timbang Lembar
Anggota Kodim 1606/Lobar saat mengamankan truk kayu di Jembatan Timbang Lembar

Kicknews.today Lobar – Timsus Kodim 1606/Lombok Barat kembali mengamankan kayu yang terindikasi bermasalah di Jembatan Timbang, Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Barang bukti masih diamankan. Dengan penangkapan ini,berarti sudah tiga kali TNI mengamankan proses pengangkutan kayu di tempat yang sama.

Kejadiannya Rabu sekitar Pukul 08.41 Wita tadi pagi, anggota Kodim Lobar memeriksa 1 unit truk nopol DR 8810 AA dengan pengemudi Abdul Tahir, 50 tahun, asal Ampenan Karang Buyut Kota Mataram. Pada truk itu, terdapat kayu jenis sengon laut yang berasal dari daerah Kayangan, Lombok Utara dengan jumlah 1527 BTCT, volume berat 15.821i pa2 m3.

“Setelah diperiksa, pemilik kayu atas nama Suaifudin Zuhri, alamat Kayangan Lombok Utara dan akan dikirim kepada PT. Mandor Sengon Lombok Barat,” demikian Danrem 162/WB Kolonel Lalu Rudy Irham Srigede kepada kicknews.today, Rabu pagi.

Atas temuan itu, Timsus Kodim Lobar kemudian berkoodinasi dengan Kelompok Pengamanan Hutan (KPH) Provinsi NTB. Hasil pemeriksaan surat-surat yang dibawa meragukan dan mencurigakan.

“Atas temuan itu, pihak KPH memerintahkan untuk membawa truk tersebut ke kantor KPH di Sayang-Sayang Kota Mataram untuk diproses lebih lanjut,” kata Danrem.

Sehari sebelumnya, juga di Jembatan Penimbangan Barang Pelabuhan Lembar Lombok Barat, Timsus Kodim 1606/Lombok Barat menahan 4 truk yang memuat kayu milik Sudirman, alamat Desa Langam Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa yang akan dikirim kepada UD. Nurdati Dusun Kutukan Kecamatan Randu Blatung Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

“Saat ini truk masih ditahan di Jembatan Penimbangan Lembar menunggu pihak KPH untuk melaksanakan pemeriksaan,” sambung Danrem.

Kayu ini pun dilakukan pengecekan oleh KPH Provinsi NTB berjumlah 8 orang dipimpin oleh Budi Iskandar. Ke 4 truk bermuatan kayu kemudian dibawa ke Kantor KPH NTB, Jl. Sudirman Kelurahan Sayang-Sayang Cakranegara Kota Mataram. Rincian kendaraan berikut barang bukti diantaranya, Truk nopol DR 8559 B bermuatan kayu jati balok berjumlah 21 kubik, Truk nopol DK 9682 WJ bermuatan balok kayu jati berjumlah 140 batang, Truk nopol DK 9535 FE bermuatan balok kayu klicung dan jati berjumlah 47 batang, Truk nopol DR 8396 AE bermuatan balok kayu jati berjumlah 19 kubik.

“Ke 4 truk dibawa ke kantor KPH Provinsi NTB dengan pengawalan dari petugas KPH. Rencana selanjutnya hasil tangkapan akan diserahkan kepada penyidik Polda NTB,” pungkas Danrem. (he/zi)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat