DPRD: Lebih Baik Disumbangkan Daripada Seragam Di Corat-Coret

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Anggota DPRD Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengarahkan para siswa SMA/sederajat untuk menyumbangkan seragamnya daripada dicorat-coret saat pengumuman kelulusan 7 Mei 2016.

“Daripada seragam mereka dicorat-coret lebih baik dikumpulkan dan disumbangkan ke adik kelas atau ke panti asuhan, itu akan lebih bermanfaat,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram H Muhir di Mataram, Selasa (12/4).

Muhir yang ditemui seusai menghadiri rapat paripurna penutupan masa sidang kesatu dan pembukaan masa sidang kedua mengatakan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) harus segera mengeluarkan imbauan kepada semua sekolah SMA/sederajat dan mengkoordinasikan pengumpulan seragam mulai dari sekarang.

“Aksi corat-coret seragam saat kelulusan bukan budaya kita, karenanya kebiasaan siswa tersebut harus dihilangkan,” katanya.

Begitu juga dengan aksi konvoi kendaraan, kata politisi dari Partai Golkar ini, harus ditindak tegas jika ada siswa di Kota Mataram yang melakukannya.

Ia meminta dalam melakukan pengawasan terhadap siswa yang akan melakukan aksi corat-coret seragam dan konvoi kendaraan, pihak Dikpora berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Apabila siswa ditemukan melakukan konvoi kendaraan, aparat kepolisian harus tegas memberikan sanksi sesuai dengan aturan. Misalnya, mereka tidak pakai helm, atau mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Kegitan konvoi kendaraan, menurutnya, hal yang sangat berbahaya dan merugikan orang lain, bahkan bisa saja merugikan siswa itu sendiri.

“Siapa tahu akibat melakukan konvoi kendaraan siswa mengalami kecelakaan sehingga gagal melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

Sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Muhir mengingatkan para siswa agar keberhasilan menyelesaikan pendidikan 12 tahun disyukuri dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Misalnya, melaksanakan syukuran dengan mengundang anak yatim, atau kegiatan sosial lainnya yang lebih bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram H Sudenom sebelumnya mengatakan Dikpora sama sekali tidak memperbolehkan adanya kegiatan corat-coret seragam atau konvoi kendaraan.

Karena itu, mulai dari sekarang pihaknya telah meminta semua kepala sekolah SMA/sederajat untuk mengingatkan siswanya agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

“Peran orang tua juga sangat penting, karena itu kami berharap kepada orang tua agar bisa menjaga dan mengawasi anak-anaknya sehingga tidak melakukan hal-hal negatif tersebut,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat